UMR Surabaya Sentuh 4,3 Juta! Yuk Intip 5 Faktor Yang Mempengaruhinya!

Besarnya UMR seringkali menjadi patokan bagi para pencari kerja untuk menentukan besaran minimal gajinya per bulan. Salah satu kota di Jawa timur dengan UMR tertinggi adalah Surabaya. Bahkan di tahun 2022 ini, UMR Surabaya mencapai nilai 4,3 juta. Lantas apa faktor yang mempengaruhi besaran tersebut? Yuk intip alasannya sebagai berikut!

UMR Surabaya Sentuh 4,3 Juta! Yuk Intip 5 Faktor Yang Mempengaruhinya!

Faktor Yang Mempengaruhi UMR Kota Surabaya

  1. Biaya Hidup Yang Tinggi

Sejatinya menentukan besaran UMR dilihat dari banyak faktor, salah satunya adalah besarnya biaya hidup yang harus ditanggung masyarakat yang tinggal di masing masing kota. Dalam hal ini, Surabaya termasuk wilayah yang biaya hidupnya tergolong tinggi dibandingkan dengan kota lain di Jawa Timur. Oleh karena itu, diperlukan besaran gaji yang lebih tinggi agar masyarakat bisa hidup layak. 

Besarnya biaya hidup ini bisa dilihat berapa harga barang atau kebutuhan pokok yang ada di sebuah kota. Misalnya saja di Surabaya, anda harus mengeluarkan biaya kos sampai 1,5 juta dengan fasilitas yang biasa. Namun saat berada di Kota Malang, anda bisa mendapatkan kamar kos dengan fasilitas yang sama dengan harga sekitar 700 ribu rupiah saja. 

  1. Pertumbuhan Ekonomi Yang Cepat

Faktor kedua yang juga mempengaruhi besarnya UMR Surabaya adalah pertumbuhan ekonominya yang cepat. hal ini terjadi di sebuah kawasan yang ramai, banyak mall, dan pusat perbelanjaan. Di Surabaya juga ada banyak sekali lapangan pekerjaan yang membuat kotanya semakin besar dan banyak ditinggali oleh pendatang. 

Kondisi ini berdampak pada besaran UMR yang bisa diterima oleh setiap pekerja yang ada di sana. Rincian gaji yang didapat bisa berupa gabungan antara gaji pokok dan tunjangan. Misalnya saja UMR Kota Surabaya adalah 4,3 juta maka perusahaan bisa membagi gajinya dengan komponen 3,5 juta sebagai gaji pokok dan 800 ribu sebagai tunjangan. 

Informasi lebih lanjut terkait dengan pengaturan upah bisa anda lihat di Peraturan Pemerintah Tahun 2015. Di dalam sana sudah dibahas secara rinci bagaimana rincian pemberian gaji pada setiap karyawan yang perlu diikuti oleh setiap perusahaan. Sudah sepatutnya anda sebagai pekerja mengetahui hal ini agar bisa mendapatkan gaji yang semestinya dari sebuah perusahaan. 

Baca Juga: Ingin Jadi Pramugari? Inilah Kisaran Gaji Pramugari Maskapai Besar Indonesia

  1. Perkembangan Usaha yang Pesat

Kebanyakan usaha yang dijalankan di Surabaya terlihat sukses dan lebih mudah untuk maju. Hal tersebut mempengaruhi UMR Surabaya secara umum. Market atau pasar yang lebih beragam dan luas serta gaya hidup masyarakatnya yang cenderung konsumtif menyebabkan kondisi ini terjadi. Alasan tersebut membuat usaha yang dikembangkan lebih mudah dimakan oleh pasar. 

Tidak heran jika banyak sekali restoran atau bahkan perusahaan yang memulai bisnisnya di kota besar seperti Surabaya. Namun perlu diingat pula bahwa persaingan di kota besar juga tidak kalah ganas. Oleh karena itu, pengusaha harus bisa mengatur bisnisnya dengan baik agar tidak kalah dengan yang lain. 

Selain itu, mendirikan perusahaan di Ibukota juga bisa menarik investor dengan lebih mudah. Hal tersebut berpengaruh pada perputaran uang yang ada di suatu daerah. Alasan itu pula yang membuat UMR kota Surabaya bisa lebih tinggi dibandingkan dengan kota lain. bahkan besarnnya hampri mirip dengan Ibu Kota Indonesia yaitu Jakarta.

  1. Kondisi Pasar Tenaga Kerja

Pasar tenaga kerja merupakan sebuah wadah atau kondisi yang bisa menjadi pertemuan antara pencari kerja dan pembeli tenaga kerja. Faktor tersebut mempengaruhi UMR Surabaya karena banyak orang yang ingin bekerja di sana. Perusahaan yang membuka lapangan kerja pun sangat banyak sehingga keduanya cukup seimbang. 

Kendati demikian, persaingan yang ada di Surabaya juga cukup tinggi. Pekerja yang berhasil mendapat posisi di sebuah perusahaan harus memiliki skill yang unggul. Alasan itulah yang membuat perusahaan harus mengapresiasi kemampuan pegawainya dengan memberikan gaji yang tinggi. Hal tersebut sudah sepatutnya dilakukan oleh perusahaan untuk setiap karyawannya. 

Baca Juga: Job Hunter Wajib Tahu, Berikut Cara Membuat Lamaran kerja Agar Dilirik HRD

  1. Inflasi

Bagi anda yang belum tahu, inflasi merupakan kenaikan harga barang yang terjaid secara umum dan terus menerus. Inflasi ini mempengaruhi besarnya UMR secara umum di Indonesia. Jika terjadi inflasi, maka gaji pegawai juga perlu ditingkatkan agar mereka bisa membeli kebutuhan sehari harinya dengan baik. 

Kebalikan dari inflasi adalah deflasi, namun sejauh ini tidak pernah ada kasus penurunan UMR karena adanya deflasi. Malah justru perubahan UMR akan terus mengalami peningkatan demi kesejahteraan rakyat. Alasan itu pula yang membuat UMR Surabaya terus meroket dan mendekati UMR Kota Jakarta. Untuk saat ini, UMR Kota Surabaya mencapai 4,3 juta dan sudah mengalami peningkatan dari 2021.

Informasi terkait dengan UMR ini memang selalu menarik untuk dikulik lebih dalam. Dari ulasan tadi juga terlihat bahwa besarnya nilai UMR juga berimbang pada besarnya tuntutan kebutuhan masyarakat yang ada di sebuah kota. Selain itu, pertumbuhan ekonomi sebuah wilayah juga mempengaruhi kenaikan UMR dari setiap pegawai yang bekerja di sana. 

Tinggalkan komentar