4 Fakta Tentang UMR Jawa Timur 2022 yang Harus Diketahui

UMR atau Upah Minimun regional merupakan patokan dalam memberikan gaji karyawan. Jumlah UMR setiap daerah cenderung berbeda beda dihitung berdasarkan besarnya kebutuhan masyarakat disana.  Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang UMR Jawa Timur 2022 yang harus anda ketahui sebelum memutuskan menerima pekerjaan. 

4 Fakta Tentang UMR Jawa Timur 2022 yang Harus Diketahui

Baca Juga: Rekomendasi Pekerjaan dengan Gaji UMR Jawa Tengah 

3 Fakta Menarik Tentang UMR Jawa Timur

  1. Surabaya tetap menjadi kota dengan UMR paling tinggi

Surabaya merupakan ibukota provinsi Jawa Timur. Kota besar ini memang mempunyai perkembangan yang pesat dan menjadi salah satu kota metropolitan di Indonesia. Banyak bisnis berjalan dan berputas di Kota Surabaya. Selain dekat dengan pusat pemerintahan provinsi, kota Surabaya juga merupakan salah satu kota penunjang ekonomi Jatim. 

Kota besar di Jawa Timur ini juga terus melakukan perubahan dan semakin berkembang. Banyak masyarakat luar kota yang datang ke Surabaya untuk mencari pekerjaan. Banyaknya karyawan dari luar kota di Surabaya ini juga bisa dikelola menjadi sumber daya manusia yang akan cukup menunjang perkembangan kota Surabaya. 

Dengan banyaknya bisnis dan pekerja yang berada di Surabaya, maka tak bisa dipungkiri bahwa UMR Kota Surabaya pasti tergolong tinggi. Hal ini memang benar, jumlah UMR Kota Surabaya terbaru di tahun 2022 adalah sebesar Rp 4.375.479,19. Jumlah UMR ini mengalami kenaikan daripada tahun  lalu yaitu sebesar 75.000 dari UMR 2021.

Selain daerah surabaya, daerah di sekitar Surabaya juga mempunyai nilai UMR yang tinggi. Jumlah UMR Jawa Timur 2022 tertinggi kedua ditempati oleh Kabupaten Gresik, yaitu Rp4.372.030,51.  Ada juga Kab Sidoarjo yang mempunyai UMR sebesar Rp4.368.581,85, Kab Pasuruan sebesar Rp4.365.133,19 dan UMR Kab Mojokerto sebesar Rp4.354.787,17. 

  1. Kabupaten Malang menjadi kota dengan UMR terendah

Selain kota dengan UMR tertinggi, selanjutnya akan dibahas tentang daerah di Jawa Timur yang mempunyai UMR terendah. Tercatat pada informasi terbaru tahun 2022. Salah satu Jumlah UMR yang paling rendah ada di Kabupaten Malang. Jumlah UMR disana adalah Rp3.068.275,36 yang merupakan satu satu daerah yang mempunyai jumlah Rp 3 jutaan. 

Selain itu, ada juga daerah yang mempunyai UMR dengan kisaran Rp 2 jutaan. Tercatat terdapat 18 daerah yang terdapat di Jawa Timur yang mempunyai nilai UMR terendah. Beberapa diantaranya adalah Kota Malang, Kota Pasuruan, Kota Batu, Kabupaten Jombang, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Tuban, Kota Mojokerto. 

Namun, ada juga beberapa daerah yang mempunyai besaran UMR tidak lebih dari Rp 2 jutaan. Beberapa daerah tersebut adalah seperti Kabupaten Sampang yang menjadi daerah dengan UMR terendah di Jawa Timur, yaitu sebesar Rp1.922.122,97. Namun jumlah ini masih bisa berganti sesuai dengan pehitungan dan faktor lain yang terlibat. 

Jumlah UMR di Indonesia cenderung selalu berubah setiap tahun. Cara perhitungan jumlah UMR Jawa Timur 2022 ini akan dilakukan oleh Dewan Pengupahan Daerah. Namun sebelum dihitung, terlebih dahulu akan melakukan survey terkait besar kebutuhan masyarakat di daerah tersebut yang nantinya akan berkaitan dengan jumlah gaji yang diterima. 

Baca Juga: Kumpulan Pekerjaan dengan UMR Jawa Barat 2022

  1. Terdapat 5 Daerah di Jatim yang Tak Naik

Walaupun sebagian besar UMR daerah di Indonesia ini naik setiap tahunnya, namun ada juga beberapa daerah yang tidak mengalami kenaikan. Naik turunnya jumlah UMR tersebut akan didasarkan pada perhitungan kebutuhan masyarakat daerah tersebut. Yang mana data tersebut akan dijadikan sebagai dasar perhitungan jumlah UMR. 

Namun, pada tahun ini terdapat 5 daerah di Jawa Timur yang tidak mengalami kenaikan UMR. Kelima daerah tersebut adalah seperti Kabupaten Malang yang masih dengan jumlah UMR Rp. 3.068.275,36, Ada juga Kabupaten Jombang yang mempunyai jumlah UMR yaitu Rp. 2.654.095,88 , kemudian ada  Kabupaten Probolinggo sebesar Rp. 2.553.265,95.

Daerah yang keempat adalah Jember dengan jumlah UMR Rp. 2.355.662,91, dan terakhir adalah Pacitan dengan UMR sebesar Rp. 1.961.154,77. Kelima daerah tersebut tercatat tidak mengalami kenaikan UMR pada tahun ini karena beberapa pertimbangan dan faktor yang utama adalah karena pertumbuhan ekonomi. 

  1. Kabupaten Tuban, kenaikan UMR paling sedikit

Fakta lainnya tentang UMR di Jawa Timur adalah adanya Kabupaten Tuban yang mengalami kenaikan jumlah UMR yang paling sedikit. Daerah Tuban memang terdapat pabrik semen yang besar. Namun tercatat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tuban per 2022 mengalami kenaikan hanya sebesar 0,28 persen. 

Berdasarkan pertumbuhan ekonomi yang minim ini, maka usulan atas kenaikan UMR di Kabupaten Tuban juga akan menyesuaikan yaitu naik sebesar 0,28%.  Sehingga perhitungan UMR Jawa Timur 2022 di Kabupaten Tuban naik dari Rp 2.532.234,77 menjadi Rp. 2.539.224,88 pada tahun 2022 ini. 

Itulah beberapa fakta tentang UMR Jawa Timur yang harus diketahui. Jumlah UMR di Indonesia ini mempunyai jumlah yang tidak sama antar daerah satu dengan lainnya. Namun kebijakan terkait UMR ini akan membantu dalam menentukan acuan dalam pemberian gaji karyawan yang akan dilakukan secara terbuka dengan perhitungan yang tepat. 

Tinggalkan komentar