Teori Organisasi: Cirinya, Macamnya, Bentuk Bentuk & Pengertian Para Ahli

Artikel ini membahas secara lengkap dan mendalam tentang “Teori Organisasi”.

Pada Artikel ini kita akan mempelajari seluk beluk dari teori organisasi secara detail sehingga harapannya Anda benar – benar paham secara keseluruhan seperti:

Pertama pengertian teoti organisasi berdasarkan sederet pendapat para ahli.

Kedua fungsi, tujuan dan ciri – ciri organisasi.

Ketiga macam – camam teori organisasi.

Kempat contoh – bentuk bentuk organisasi yang ada di sekitar kita.

Artikel ini sangat cocok bagi Anda yang tergabung dan aktif dalam berbagai bentuk organisasi. Bagi Anda yang ingin belajar lebih banyak seputar informasi ini, yuk, baca pembahasannya sampai selesai. Let’s dive in!

Pengertian Teori Organisasi

Pengertian Teori Organisasi
toriqa.com

Secara umum teori organisasi dapat diartikan sebagai suatu pikiran dari sekelompok orang yang membagi bagikan tugasnya secara terstruktur untuk mendapatkan pedoman yang ingin dicapai secara bersama-sama.

Teori Organisasi merupakan teori yang berupaya untuk menjelaskan atau meramalkan bagaimana organisasi dan orang-orang didalamnya berperilaku dalam berbagai struktur organisasi, budaya dan lingkungan untuk mencapai tujuan.

Teori Organisasi Menurut Para Ahli

Ada beberapa ahli atau ilmuan yang mengungkapkan gagasannya seputar apa itu teori organisasi, berikut ini diataranya:

Teori Organisasi Menurut Ernest Dale

Menurutnya, organisasi merupakan suatu proses perencanaan yang mana diantaranya meliputi penyusunan, pengembangan dan juga pemeliharaan suatu struktur atau pola hubungan kerja dari orang-orang dalam suatu kerja kelompok.

Menurut Cyril Soffer

Organisasi merupakan suatu perserikatan dari orang-orang yang masing-masing sudah diberi peran tertentu dalam suatu system kerja dan pekerjaan itu juga telah diperinci menjadi tugas-tugas pokok kemudian dibagi rata untuk menghasilkan hasil yang diinginkan bersama.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa organisasi merupakan gabungan dari sekelompok orang yang saling bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

Pengertian Organisasi Menurut Chester I Barnard

Teori organisasi menurut Chester yaitu sebuah sistem kerjasama yang dilakukan oleh beberapa orang, bisa 2 orang atau lebih.

Menurutnya, pengertian organisasi itu adalah kompleks sebagai suatu komponen fisik, biologis, pribadi hingga sosial yang berada dalam hubungan yang sistematis dengan alasan kerjasama dua orang atau lebih dengan satu tujuan yang pasti.

Thompson

Organisasi menurut Thompson adalah sebuah panduan dari beberapa orang didalamnya secara khusus dan memiliki sifat sangat rasional dan impersonal.

Didalamnya, mereka akan saling bekerjasama untuk mencapai sebuah atau beberapa tujuan bersama yang mana sudah ditetapkan secara spesifik dari awal dibentuknya organisasi.

Philip Slznic

Organisasi merupakan suatu bentuk kumpulan peraturan yang sifatnya mengikat personil di berada dalamnya agar lebih mudah dalam melakukan hal yang berguna untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan sebelumnya.

Adapun tujuan yang ingin dicapai bersama dilakukan melalui sebuah fungsi serta tanggung jawab yang telah ditetapkan.

Teori Organisasi Menurut Paul Preston dan Thomas Zimmerer

Teori organisasi menurut kedua tokoh ini adalah sekumpulan orang yang sudah tergabung dalam sebuah kelompok untuk saling melakukan kerjasama demi tercapainya tujuan bersama.

Prof. Dr. Sondang P. Siagian

Menurut Prof sondang, organisasi adalah bentuk perserikatan atau persekutuan yang dilakukan oleh beberapa orang untuk melakukan kerjasama satu sama lain dalam sebuah ikatan yang formal.

Tujuan dari kerjasama yang dilakukan ini adalah untuk mencapai cita cita atau keinginan bersama yang telah ditetapkan sebelumnya.

Dalam melakukan kerjasama, sebelumnya biasanya akan ditetapkan beberapa orang yang disebut sebagai atasan dan beberapa lainnya merupakan bawahan berdasarkan kesepakatan bersama.

James D. Mooney

Menurut James, organisasi merupakan bentuk perserikatan yang dibentuk oleh sekelompok orang untuk mewujudkan sebuah atau beberapa tujuan secara bersama-sama.

Teori Organisasi Menurut Pendapat Max Weber

Terakhir seorang ilmuan bernama Max mengatakan bahwa, teori organisasi itu merupakan sebuah kerangka hubungan sosial yang sifatnya terstruktur dimana didalamnya tercantum apa yang menjadi wewenang, pembagian tugas atau kerja serta tanggung jawab untuk menjalankan suatu fungsi tertentu secara bersama – sama.

Fungsi, Tujuan dan Ciri – Ciri Organisasi

Fungsi, Tujuan dan Ciri – Ciri Organisasi
Pixabay

Ciri-Ciri Organisasi

Kumpulan Manusia

Organisasi merupakan sebuah wadah yang pastinya punya anggota sedikitnya dua orang atau lebih yang saling berperan didalamnya untuk mencapai tujuan dengan sadar sesuai dengan tujuan organisasi yang telah ditetapkan.

Tujuan Sama

Ciri-ciri utama dalam sebuah organisasi yaitu adanya tujuan yang sama.

Namun, tidak setiap anggota mempunyai tujuan pribadi yang sama dengan para anggota lainnya, meskipun mereka telah berkumpul dengan satu tujuan.

Adanya Aturan – Aturan

Aturan juga merupakan ciri dari berdirinya sebuah organisasi, dengan ditetapkannya aturan sebagai bentuk ciri dari organisasi formal, maka tujuan akan semakin jelas dan cepat untuk meraihnya.

Aturan dalam sebuah organisasi juga dapat mengatur setiap anggota agar dapat bersinergi secara efektif, efisien dan mempunyai tanggung jawab dalam berorganisasi.

Inilah yang mungkin kita mengenalnya dengan istilah konstitusi.

Saling Bekerja Sama

Kerja sama merupakan sebuah ciri lain dari organisasi.

Akan menjadi sesuatu yang tidak pantas jika pada suatu sekumpulan manusia yang punya tujuan yang sama tidak terjalin kerja sama yang baik.

Hal ini tentu akan berdampak pada suatu masalah jika kedepannya terus tidak ada jalinan kerjasama dalam suatu organisasi sehingga organisasi tersebut akan hancur.

Pembagian Tugas

Biasanya, dalam organisasi formal pembagian tugas umum diterapkan sesuai dengan kemampuan dan kapasitas dari masing – masing anggotanya.

Tujuan dibentuknya pembagian tugas tidak lain adalah untuk mencapai tujuan organisasi menjadi lebih ringan serta untuk mempermudah pencapaian tujuan para anggota organisasi.

Selain itu, dengan dibaginya tugas – tugas secara merata akan membentuk loyalitas serta profesionalitas dari setiap anggota organisasi itu sendiri.

Tujuan Organisasi

Teori dan tujuan dibentuknya organisasi
toriqa.com

Umumnya, organisasi dibentuk dengan tujuan yang pasti, berikut ini diantaranya:

  1. Sebagai solusi untuk mengatasi keterbatasan sumber daya, kemampuan, dan kemandirian dalam mencapai tujuan.
  2. Sebagai jalan untuk memperoleh kekuasaan serta pengawasan.
  3. Menjadi cara untuk mendapatkan jabatan serta pembagian kerja.
  4. Menjadi media untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien karena dilakukan secara bersama-sama.
  5. Menjadi tempat untuk mengelola sesuatu dalam lingkungan secara bersama-sama.
  6. Sebagai tempat untuk berjuang dan mendapatkan penghargaan.
  7. Menjadi media yang efektif untuk mencari keuntungan bersama-sama.
  8. Menjadi tempat untuk menambah pergaulan serta memanfaatkan waktu luang.

Macam Macam Teori Organisasi

Berikut ini contoh teori organisasi yang terdiri beberapa macam, diantaranya adalah sebagai berikut:

Teori Organisasi Klasik (1800 –an)

Di dalam teori organisasi klasik, pengertian organisasi itu adalah sebagai struktur antara hubungan, kegiatan-kegiatan dengan tujuan tertentu, kekuasaan-kekuasaan, berbagai peranan, komunikasi serta faktor lain pada saat orang-orangnya saling bekerja sama.

Teori ini sangat tersentralisasi, bahkan berbagai tugas sudah sangat terspesialisasi serta adanya pemberian petunjuk secara mekanistik dan struktural yang kaku dan tidak kreatif.

Saat ini kita mengenal teori klasik ini sebagai teori tradisional.

Dalam perkembangannya, teori klasik itu terbagi dalam 3 jenis aliran, antara lain sebagai berikut:

  • Teori Birokrasi, teori ini pertama kali dikemukakan oleh Max Weber di dalam bukunya yang berjudul “The Protestant Ethic and The Spirit of Capitalism”.
  • Teori Administrasi, yang mana teori ini dikembangkan oleh Henry Fayol dan Lyndall Urwick yang keduanya berasal dari Eropa, serta Mooney dan Reiley yang berasal dari Amerika.
  • Manajemen Ilmiah, teori ini dikemukakan oleh Frederick Winslow Taylor sejak tahun 1900-san.

Teori Organisasi Neoklasik

Teori ini lebih banyak menekankan pada pentingnya aspek psikologis serta aspek sosial, baik sebagai kelompok maupun sebagai Individu dalam lingkungan kerja.

Teori Neoklasik ini merupakan aliran hubungan manusia, atau yang dikenal juga dengan The Human Relation Movement.

Didalamnya terdapat beberapa pembagian kerja yang dipaparkan, yang mana diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Adanya oerganisasi dapat memungkinkan keterlibatan setiap orang dalam proses pengambilan keputusan.
  • Perluasan kerja, yang menjadi bagian dari pola spesialisasi.
  • Pemberian kesempatan kepada yang masih baru untuk ikut serta dalam pengambilan keputusan manajemen puncak (Manajemen Bottom-UP).

Lihat juga: Tugas Utama Manajer umum Berikut Gaji dan Kriterianya.

Teori Administrasi

Teori administrasi ini dikembangkan oleh Henry Fayol dan Lyndall Urwick yang berasal dari Eropa dan James D. Mooney, Allen Reily seseorang yang berkebangsaan Amerika.

HENRY FAYOL merupakan seorang industrialis asal Perancis pada tahun 1916 melalui bukunya yang berjudul “Admistration industrtrielle et Generale” yang diterjemahkan kedalam bahasa inggris pada tahun 1926 dan baru dipublikasikan di amerika tahun 1940.

Mesk demikian, fokus Taylor dan Fayol dalam membahas teori organisasi sebenarnya berbeda, walaupun prinsip-prinsip organisasi yang ditulis keduanya ada pada waktu yang hampir bersamaan.

Taylor punya banyak inspirasi dari penelitian ilmiahnya, sedangkan Fayol menulis berdasarkan pada pengalamannya selama bertahun-tahun sebagai seorang praktisi eksekutif.

Fayol sendiri mencoba untuk menengembangkan idenya berdarkan prinsip umum yang dapat diaplikasikan pada semua manajer untuk semua tingkatan dalam organisasi.

Selain itu, fayol juga menjelaskan berbagai fungsi yang harus dilakukan oleh seorang manajer, sedangkan Taylor memusatkan perhatiannya pada tingkat yang paling rendah dalam organisasi.

Teori Organisasi Modern

Teori Organisasi Modern
Pixabay

Teori organisasi modern sifatnya terbuka dimana semua unsur organisasi antara satu dengan yang saling ketergantungan.

Teori ini dipelopori oleh Herbert Simon yang dimulai ketika gerakan contingency sudah berakhir.

Teori modern juga disebut sebagai analisa sistem pada organisasi, teori ini adalah aliran terbesar ketiga dalam teori manajemen dan organisasi.

Sistem terbuka mulai dikembangkan oleh Katz dan Robert Kahn dalam bukunya yang berjudul “The Social Psychology of Organization”, yang menjelaskan secara gamblang seputar keunggulan sistem terbuka.

Teori Ilmiah

Teori ilmiah mulai dikembangkan pada tahun 1900 oleh Frederick Winslow Taylor, pengertian Manajemen Ilmiah yaitu:

“Penerapan metode secara ilmiah untuk kebutuhan analisa, studi serta penyelesaian berbagai masalah organisasi” atau “Seperangkat mekanisme untuk meningkatkan efesiensi kerja”

F.W. TAYLOR menulis ide-idenya dalam tiga makalah, yaitu:

  1. Manajemen Toko .
  2. Prinsip Manajemen Ilmiah.
  3. Kesaksian di depan Komite Rumah Khusus.

Kemudian dari tiga makalah ini terciptalah sebuah buku yang berjudul Scientific Management.

Bentuk-Bentuk Organisasi

Anda juga perlu mengetahui bentuk organisasi yang ada disekitar kita.

Ada beberapa bentuk organisasi diantaranya yaitu:

Organisasi Agama

Sesuai namanya, organisasi ini memang fokus mengurus hubungan agama.

Organisasi ini lebih fokus menyebarkan kebaikan, keharmonisan, serta menjadi penyeimbang norma-norma sosial yang ada di ditengah masyarakat dan dalam suatu bernegara yang agamis.

Contoh organisasi agama misalnya yaitu NU (Nahdlatul Ulama) dan Muhammadiyah.

Organisasi Politik

Contoh Bntuk Bentuk Organisasi
Pixabay

Organisasi politik merupakan organisasi yang bergerak di bidang politik yang berhubungan dengan politik suatu negara.

Organisasi ini sudah cukup banyak dan umum di Indonesia, contoh partai politik di Indonesia seperti: Golkar, PDIP, Gerindra, PKS, PPP, PKB dan sebagainya.

Organisasi Olahraga

Organisasi olahraga juga merupakan organisasi yang gerakannya fokus dibidang olahraga, baik secara umum maupun spesifik di bidang olahraga tertentu.

Adapun contoh organisasi jenis ini diantaranya seperti: PBSI, PSSI, FIFA, dan lain-lainnya.

Organisasi Mahasiswa

Sekilas memang organisasi ini ada kemiripan dengan organisasi pemuda, namun bedanya organisasi ini bersifat lebih ilmiah, contoh organisasi ini adalah BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa).

Baca juga: Sistem Informasi Manajemen Sekolah

Organisasi Sosial

Organisasi sosial adalah organisasi yang fokusnya berada di jalur persoalan kemanusiaan.

Adapun gerakan dari organisasi jenis ini lebih banyak melaju dibidang ekonomi sosial dan kesehatan, bencana alam, dan lain sejenisnya.

Contoh organisasi sosial itu juga cukup banyak, diantaranya: TIM SAR, ACT, dan lainnya.

Itulah pembahasan singkat kita seputar Teori Organisasi berikut pengertian, ciri ciri hingga macam macam teori organisasi menurut pendapat para ahli.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita dan membawa berkah untuk meningkatkan pengetahuan.

Tinggalkan komentar