Sulitnya Mencari Pekerjaan

Setelah beberapa lama saat aku lulus SMA, aku jadi seorang pengangguran.memang tidak enak jadi seorang pengangguran, tapi kenyataannya inilah yang kebanyakan yang terjadi dengan sebagian besar anak muda jaman sekarang, termasuk saya hehe…

Tau sendirilah yah,,jaman sekarang memang sagat sulit sekali mendapatkan pekerjaan, apalagi pekerjaan yang sesuai dengan keinginan kita, boro,,, yang biasa aja sudah susah

Akhirnya dengan sedikit rasa frustasi aku ikuti saja dulu kemana waktu ini membawaku pergi,,,

Dengan sesekali memutar otak untuk mencari celah supaya ada solusi atau jalan keluar.

sepertinya aku harus melakukan sesuatu yang dapat mengubah arah hidup ini ke arah yang lebih baik.

Menetap Jadi Seorang Takmir Masjid

takmir masjid, masjid,
pixabay

Setetelah beberapa lama aku memutar otak, untuk memikirkan cara yang dapat mengubah arah hidup ini, akupun memutuskan berkunjung ke salah seorang guruku, untuk meminta nasihatnya

Beliaupun memberikan beberapa solusi untukku, dengan menawarkan aku sebuah tempat yaitu jadi seorang takmir masjid.

Kebetualan beberapa hari yang lalu, ada seorang yang datang ke asrama untuk meminta salah seorang anak untuk dijadikan takmir masjid yang masih baru.

Menurutku sih itu tawaran yang cukup bagus untuk aku, karena untuk saat ini aku membutuhkan sebuah tempat yang bisa dijadikan langkah awal untuk mencari pekerjaan yang sangat aku butuhkan sekarang.

Mulai saat itulah aku mulai menjadi seorang takmir masjid, kegiatan sehari-hariku menjadi sedikit bermanfaat meskipun untuk sementara masih berstatus sebagai penganngguran.

Ngumpul Dengan Teman

ngumpul, bersama teman,
dzalikanyu

Setelah beberapa hari aku menetap di masjid itu, hari hariku sudah mulai ada kegiatan yang sedikit bermakna di masjid, aku mulai melaksanakan tugasku mulai dari adzan, membersihkan masjid, sampi jadi imam sholat kalo imam yang piket tidak bisa hadir.

Sesekali waktu aku juga berkunjung ke rumah temanku untuk megisi waktu kosongku, dan biasanya kesana  aku main setelah isyak.

disana aku berkumpul dengan teman teman lamaku waktu masih SMA, kita seru-seruan aja ngobrolin bayak hal hingga hampir larut malam

Aku juga sesekali main ke asrama, ada banyak santri baru ternyata di sana, semuanya berasal dari berbagai daerah kecamatan bahkan kota di daerahku.

Membuat Surat lamaran

surat lamaran, contoh surat lamaran, lamaran kerja
pixabay

Setelah beberapa hari mengurus masjid sambil mencari bayak informasi tentang adanya lowongan pekerjaan dan usaha, aku pun masih nihil aku masih belum menemukan pekerjaan.

akhirnya ada salah satu temanku yang memberikan informasi penting itu bahwa ada lowongan pekerjaan disebuah tempat,lalu dia memberikan alamatnya padaku.

Setelah mendengar kabar itu, aku langsung membuat surat lamaran itu, sesuai dengan data yang diberikan oleh temanku.

aku membuat surat lamaran dengan sebaik mungkin, dengan harapan aku bisa diterima menjadi salah satu karayawan di tempat itu,

Melamar Pekerjaan

melamar pekerjaan, mencari lowongan, mendaftar kerja
RIUH IAMJI

Setelah selesai membuat surat lamaran pekerjaan, keesokan harinya aku langsung menghubungi teman ku untuk meminta bantuanya, karna aku masih asing dengan alamat yang di berikan olehnya, dia pun menyanggupi permintanku,dia bersedia mengantarku, besok kita sepakat akan bertemu di suatu tempat

Keesokan harinya, aku langsung berangkat dengan berbagai persiapan yang sudah dipersiapkan sebelumnya, aku berangkat menggunakan motorku, kemudian bertemu dengan temanku di jalan.

akhirnya aku terus berangkat Dengan temanku itu menuju ke tempat tujuan, untuk melamar pekerjaan, sesampainya disana akupun bertemu dengan salah seorang karyawan, kemuadian aku bertanya perihal tempat aku bisa melamar pekerjaan.

setelah ngobrol beberapa saat lamanya, akhirnya aku ditunjukkan tempat penerimaan surat lamaran, aku langsung menghadap manager perusahaan itu, disana aku di interviw, lalu dites beberapa tahap tesan , setelah itu cukup lama di dalam akhirya sesuai dengan penilaian, aku dinyatakan lulus, dan deterima menjadi karyawan di perusahaan tersebut

Menginap di Rumah Teman

tidur bareng, nginap dengan teman, di rumah teman
Gofie.com

Siang itu adalah hari yang sangat membahagiakan untukku, bagaimana tidak, dari sejak aku lulus SMA, aku sudah lama jadi seorang pengangguran, sampai aku sering di sindir teman-temanku yang lain, karena dari saking lamanya aku menganggur.

Hingga kini, aku baru diterima menjadi seorang karyawan, aku benar benar sangat senang sekali dengan keadaanku sekarang ini, untuk itu aku ajak temen yang telah membantuku meraih kenginanku ini, dia aku ajak makan –makan sepuasnya di sebuah rumah makan malam itu.

Kita merayakan kebahagiaanku disana hingga larut malam, di malam itu pula aku menginap sekalian di rumah temanku, karna waktu sudah sangat malam.

aku mengantuk berat, sehingga lebih baik malam itu aku memilih tidur di rumah temanku, keesokan paginya sebelum subuh tiba aku bangun dan langsung pulang kemesjid untuk menunaikan tugas, sekaligus kewajibanku untuk solat,aku solat berjamaah subuh di mesjid.

selesai sholat, aku langsung memanjatkan doaku, juga rasa syukurku pada tuhan yang maha kuasa, yang telah memudahkan usahaku hari itu, lama sekali aku terus berzikir dan bersyukur atas rahmatnya ,hingga sampai jam 06.00, habis itu aku sudah janjian dengan temanku untuk beraktivitas bareng pagi itu

Olah Raga Pagi

olahraga, lari, olah raga dengan teman.
pixabay

Sesuai dengan kesepakatanku tadi malam dengan temanku, walaupun pulangnya sudah larut malam, tapi kami tetap bertekad untuk lari bareng pagi harinya

aku berangkat dari masjid setelah selesai zikiran, dan menuju kearah pertigaan untuk bertemu temanku, ternyata nyampek di sana temanku sudah menunggu, akhirnya kita berangkat bareng menyusuri panjangnya pinggiran jalan raya.

sepanjang perjalanan kita juga banyak membicararakan tentang masa depan kita , kususnya masa depanku kedepannya di perusahan tersebut.

Aku sendiri berencana, setelah aku sudah aktif bekerja nanti, aku akan menabung dan akan berusaha untuk hidup dengan irit, dengan target beberapa tahun ke depan aku akan membuka usaha sendiri.

Dengan hasil tabunganku sendiri rencananya kedepannya, sekiranya aku sudah tidak produktf lagi, aku masih bisa menikmati usahaku yang aku rintis sendiri, harapanku yang ke dua adalah aku ingin beberapa tahun kedepan, mampu membeli rumah sendiri, dengan usahaku sehigga aku tidak terus menampung diri terus di masjid

Sepanjang perjalanan sambil berolahraga, kami berdua terus membicarakan tentang target masing masing hingga tak terasa sudah sampai ke tempat semula, di tempat itu kita berpisah dan kemudian menuju ke arah rumah masing-masing.

Kesimpulan…

semangat mencari kerja memang sewaktu waktu akan kendor apabila kita tidak optimis menatap masa depan, jangankan orang yang pengangguran, bahkan orang yang sudah punya pekerjaanpun tetap merasakan lelah dan bosan pada pekerjannya, jika ini yang terjadi pada anda, maka hendaknya  anda tedak perlu putus asa, teruslah berusaha mendapatkan apa yang kalian inginkan .

Meskipun pada masa sekarang ini, kita masih agak kesulitan dalam melamar pekerjaan, dikarnakan sulitnya lowongan dan ketatnya seleksi, bahkan sampai ada yang sampai frustasi karna dari saking lamanya Ia mencari dan masih belum juga ada hasil, dengan artikel ini, aku memberikan gambaran untuk terus berusaha, berusaha, dan berusaha.

 

Tinggalkan komentar