Ketahui Standar Deviasi Excel Untuk Menentukan Sample dan Populasi

Standar Deviasi Excel : Teknik Standar Mencari Sample dan Populasi

Setelah membahas tentang panduan penggunaan rumus ranking Excel, kali ini saya akan share kembali tentang topik standar deviasi excel secara lengkap yang menyangkut:

  • Rumus standar deviasi untuk populasi.
  • Aturan penting dalam penulisan rumus STDEV P.
  • Contoh rumus STDEV P.
  • Cara kerja rumus fungsi STDEV P.
  • Rumus standar deviasi untuk sample.
  • Cara Kerja fungsi STDEV P. Dan beberapa poin penting dibawah terkait Standar Deviasi Excel.

OK, Lats Go.

Pengertian Standar Deviasi Secara Singkat

Sederhananya, standar deviasi merupakan simpangan baku yang terdapat pada sejumlah data. Yang dimaksud simpangan baku ini adalah tingkat variasi data yang ada.

Jadi, standar deviasi merupakan suatu angka yang mampu memberitahu kamu tentang seberapa jauh data dari nilai rata-rata yang dihasilkan.

Perlu kamu ketahui bahwa fungsi STDEV merupakan rumus dari standar deviasi excel yang sudah lama dan tidak direkomendasikan untuk digunakan kembali.

Saat ini, Microsoft lebih menyarankan untuk menggunakan fungsi STDEV.P maupun STDEV.S agar bisa memberikan hasil yang lebih tepat.

Rumus Standar Deviasi Untuk Populasi

Bagi kamu yang ingin menghitung nilai standar deviasi atau simpangan baku dari seluruh populasi, maka fungsi yang digunakan adalah fungsi STDEV.P.

Huruf P dalam fungsi itu merupakan singkatan dari kata populasi yang ada di dalam excel. Untuk contoh populasi, kamu perhatikan contoh perumpamaan seperti berikut:

Misalkan, kamu seorang guru yang mengajar 5 orang murid. Kebetulan, kamu sudah mengumpulkan daftar nilai dari 5 siswa tersebut.

Nah, untuk menghitung kelima data itu, kamu bisa menggunakan excel dengan fungsi STDEV.P. Hal ini dilakukan karena kamu menggunakan semua data dalam populasi, bukan sampel.

Aturan Penting Dalam Penulisan Rumus STDEV.P

Seperti rumus excel lainnya, fungsi STDEV.P juga memiliki aturan penulisan yang harus kamu ketahui, yaitu:

Fungsi STDEV.P: =STDEV.P(number1, [number2], …)

Catatan:

  1. Number1, adalah data pertama yang bisa saja berupa cell, range atau nilai tertentu yang bisa kamu ketik sendiri.
  2. [number2], adalah data kedua yang bisa saja berupa cell, range atau nilai tertentu yang bisa kamu tulis atau ketik sendiri.
  3.  …, merupakan data selanjutnya apabila ada.

Pengisian untuk number di dalam rumus STDEV.P hanya diwajibkan untuk number1 saja. jadi, number lainnya bisa dibiarkan kosong, apabila tidak ada data yang diperlukan.

Lihat juga: (Panduan Rumus Excel : Menentukan Peringkat Melalui Ms Excel)

Contoh Rumus STDEV.P

Ada data nilai MID sebanyak 5 orang siswa dan siswi, dimana itu merupakan populasi pada range E2:E6 serta nilai UAS pada range F2:F6.

Untuk menghitung dan menemukan jawaban dari soal itu, kamu bisa mengikuti tahapannya berikut ini:

Contoh Rumus STDEV.P dalam standar deviasi excel
toriqa.com
  1. Ketik terlebih dulu fungsi STDEV.P pada cell E7 seperti berikut: =STDEV.P(.
  2. Silakan blok range data E2:E6.
  3. Jangan lupa ketik tanda tutup kurung ), kemudian tekan enter.
  4. Silakan lakukan AutoFill Excel atau copy paste (copas) rumus pada cell E7 ke cell F7 agar perhitungan bisa dilakukan dengan cepat.

Hasilnya, excel akan memberikan jawaban 10.24 untuk standare deviasi nilai MID dan jawaban 24.90 untuk standar deviasi nilai UAS.

standar deviasi nilai UAS
toriqa.com

Standar deviasi merupakan suatu nilai secara statistik untuk menetapkan sebaran data dalam sampel, dan seberapa dekat antara titik data individu dengan rata-rata nilai sampel

Ketahui Cara Kerja Fungsi STDEV.P

Untuk hitungan manual, maka hitungan standar deviasi data bisa dilakukan dengan mencari akar dari pangkat dua dari jumlah selisih data dengan nilai rata-rata dibagi jumlah data.

Sementara itu, untuk hitungan atau cara kerja yang lengkap, kamu bisa memperhatikan penjelasan di bawah ini:

  • Melakukan Penghitungan Rata-Rata

Hitungan rata-rata bisa dilakukan menggunakan fungsi Average pada masing-masing cell. Maka, kamu akan langsung mendapatkan nilai rata-rata untuk MID dan UAS.

  • Lakukan Penghitungan Selisih Maisng-masing Data dengan Nilai Rata-Rata

Lakukan Penghitungan Selisih Maisng-masing Data dengan Nilai Rata-Rata
toriqa.com

Jika kamu menampilkan hasil selisih nilai MID dan rata-rata di kolom E, maka kamu dapat menyimpan selisih nilai UAS dan rata-rata data di kolom F.

  • Lakukan Penghitungan Pangkat Dua Dari Selisih Masing-masing Data Dengan Nilai Rata-Rata

Lakukan Penghitungan Pangkat Dua Dari Selisih Masing-masing Data Dengan Nilai Rata-Rata
toriqa.com

Hasil pangkat dua dari selisih masing-masing data dan rata-rata bisa kamu tampilkan pada kolom G dan H.

  • Lakukan Penghitungan Jumlah dari Pangkat Dua (Data-Average)

Lakukan Penghitungan Jumlah dari Pangkat Dua (Data-Average)
toriqa.com

Selanjutnya, kamu bisa menjumlahkan semua data pangkat dua pada kolom G dan kolom H. Kamu bisa menggunakan fungsi SUM agar mudah ketika menghitungnya.

  • Jumlah yang Dihasilkan, Silakan di Bagi dengan Banyak Data (N)

Jumlah yang Dihasilkan, Silakan di Bagi dengan Banyak Data (N)
toriqa.com

Banyak data atau N pada populasi contoh di atas adalah 5. Apabila memiliki banyak baris data, kamu bisa menggunakan fungsi count agar mudah saat menghitung data tersebut.

  • Silakan Hitung Akar dari Hasil Tahap 5

Silakan Hitung Akar dari Hasil Tahap 5
toriqa.com

Di tahap ini, excel akan melakukan penghitungan yang ada di tahap 5. Agar perhitungan bisa berjalan dengan mudah, kamu bisa menggunakan fungsi SQRT untuk hitungan akar.

Ketahui Rumus Standar Deviasi untuk Sampel

Untuk mencari standar deviasi dari sampel, kamu bisa menggunakan fungsi STDEV.S. Huruf S disini merupakan singkatan dari kata Sampel.

Contoh sampel sederhana, misalkan kamu memiliki siswa sebanyak 20 orang. Dari jumlah itu, kamu bisa mengambil 5 orang saja sebagai data.

Nah, 5 orang tersebut bisa disebut sebagai sampel dari jumlah populasi sebanyak 20 orang.

Cara Kerja Fungsi STDEV.S

Secara manual, standar deviasi untuk sampel menggunakan formula seperti berikut:

Berdasarkan formula manual itu, maka diperoleh data:

Data Nilai MID:

X1= 82, X2= 95, X3= 87, X4= 75, serta X1= 65, dengan n-1 = 4.

Data Nilai UAS:

X1= 45, X2= 50, X3= 100, X4= 32, serta X1= 80, dengan n-1 = 4.

Dari data tersebut, tentunya kamu bisa melihat perbedaannya, bukan?

Ketahui Rumus Standar Deviasi Untuk Beda Sheet

Untuk menghitung rumus standar deviasi beda sheet, bisa kamu lakukan dengan membuat contoh penghitungan beda sheet.

Misalnya, sheet 1 berisikan data nilai MID di Range A2:A6. Lalu, di sheet 2 berisikan data nilai UAS di Range C2:C6.

Untuk penghitungannya, kamu bisa menggunakan cara berikut:

cara menghitung Standar Deviasi
toriqa.com
  1. Ketik fungsi STDEV.P pada cell A8 di sheet “beda sheet 1”, yaitu =STDEV.P(
  2. Blok seluruh range data pertama, kemudian ketik operator untuk pemisah rumus. Kamu boleh menggunakan tanda koma (,) atau (;).
  3. Silakan klik beda sheet 2, lalu blok seluruh range data kedua, hingga Fungsi STDEV.P menjadi: =STDEV.P(A2:A6;Beda sheet 2’!C2:C6
  4. Silakan ketik tanda tutup kurung, lalu tekan enter. Maka, kamu akan langsung mendapatkan hasilnya.

Baca juga: (Kumpulan Rumus Akar Ms Excel & Panduan Pengoprasiannya)

Pintasan Panduan Fungsi Statistical Excel

  1. Average: cara menggunakan fungsi excel untuk menghitung rata-rata.
  2. Rank: cara menggunakan fungsi excel untuk menentukan peringkatd dari suatu nilai.
  3. Mode: cara menggunakan fungsiexcel untuk menemukan nilai yang sering muncul atau modus.
  4. Frequency: suatu rumus dalam excel yang digunakan untuk menemukan data yang sering muncul dalam perkumpulan data tertentu.
  5. Negative numbers to zero: suatu trik excel untuk mengubah angka negatif menjadi nol, tanpa mengubah angka positifnya.
  6. Random numbers: suatu fungsi excel yang memiliki tujuan untuk menggunakan fungsi Rand, Randbetween serta Randarray agar bisa menghasilkan nilai acak.
  7. MAXIFs dan MINIFs: suatu fungsi excel untuk menghitung nilai tertinggi dan terendah dengan menggunakan satu atau lebih kriteria (khusus ms. Excel 2016 dan terbaru).
  8. Weighted average: suatu cara untuk menghitung nilai rata-rata tertimbang atau menggunakan bobot excel.

Fungsi Standar Deviasi

Secara umum, standar deviasi digunakan oleh para ahli statistika ataupun orang yang punya kepentingan di dunia tersebut untuk mengetahui apakah data berupa sample yang diambil sudah mewakili seluruh populasi.

Selain itu, fungsi atau manfaat standar deviasi juga meliputi:

  • Mempermudah dalam menyediakan gambaran tentang persebaran data terhadap rata-rata data.
  • Mampu memberikan gambaran kualitas data sampel yang yang diambil (apakah sudah bisa mewakili data populasi atau tidak?)
  • Dalam hal perhitungan fisika, standar deviasi dapat memberikan gambaran tentang nilai ketidak pastian ketika akan melakukan pengukuran berulang.
  • Mampu menyediakan gambaran seputar rentang nilai minimal dan maksimal atas data yang didapat.

Penggunaan sampel data yang bisa mewakili seluruh populasi itu sangat perlu dilakukan karena mencari data yang tepat untuk suatu populasi begitu sulit untuk dilakukan,dengan memanfaatkan sample data itu akan mempermudah untuk melakukan penelitian atau suatu tugas.

Demikianlah pembahasan kita seputar standar deviasi excel yang mudah-mudahan dapat memberikan manfaat untuk kita terutama yang benar-benar membutuhkan.

Tinggalkan komentar