Properti Tari Kuda Lumping: Busana, Musik, Makna & Gambarnya

Artikel kali ini akan membahas beragam properti tari kuda lumping berikut makna dan fungsinya.

Mengetahui Tari kuda lumping akan terasa kurang lengkap jika belum mengetahui properti apa saja yang digunakan.

Umumnya orang hanya melihat sebuah properti yang yang sangat khas dari tarian ini, yaitu sebuah anyaman bambu berbentuk kuda.

Asal sebutan kuda lumping berasal dari penggunaan anyaman ini sambil menari-nari menunjukkan aksi akrobatiknya seolah-olah sedang menunggang kuda. 

Properti Tari Kuda Lumping

Apa saja properti tari kuda lumping yang digunakan oleh para penari saat pertunjukan dilakukan? berikut ini daftar lengkapnya.

Baju Khas

Busana tari kuda lumping
toriqa.com

Baju yang digunakan oleh para penari tari kuda lumping itu berupa atasan kemeja dan kaos dengan warna yang cerah.

Untuk desain atau modelnya bisa bervariasi tiap kelompok atau golongan tariannya.

Hal ini mungkin yang membuat kita setiap kali menonton pertunjukan kuda lumping akan mendapati kostum yang berbeda-beda pada setiap pertunjukan tersebut.

Walaupun mempunyai variasi model, hiasan maupun warna, namun pada dasarnya baju yang dipakai adalah kaos sebagai atasan dan dilapisi kembali dengan sebuah rompi.

Rompi

Properti Tari Kuda Lumping
toriqa.com

Rompi juga merupakan salah satu properti penting yang digunakan oleh para penari kuda lumping, rompi selalu dipakai ketika pertunjukan.

Rompi ini digunakan sesudah kaos bagian dalam dipakai dan sebelum Apok.

Untuk corak atau motifnya juga beragam, motif pada rompi bisa disesuaikan dengan asal daerah penari maupun asal paguyubannya.

Lihat juga tentang properti tari merak disini.

Cambuk

Bahan pembuatan cambuk kuda lumping
toriqa.com

Cambuk atau cemeti merupakan bagian penting dalam tari kuda lumping yang menjadi cirikhas tari kuda lumping.

Biasanya setiap penari akan memegang cambuk selama pertunjukan sambil menari menggunakan kuda-kudaan.

Jika Anda pernah melihat perbedaan pada cambuk yang digunakan? itu hanya akan terjadi pada ukurannya saja, misalnya panjangnya yaitu mencapai dua meter.

Jika cambuk itu dihempaskan ke tanah, itu biasanya akan menghasilkan suara yang cukup nyaring.

Karena cambuk jenis ini berbeda dari kebanyakan cambuk lainnya, cambuk ini memang digunakan secara khusus oleh orang-orang tertentu saja.

Bambu / Anyaman Kuda

Bahan pembuatan kuda lumping
toriqa.com

Seperti yang telah kita singgung sekilas sebelumnya bahwa bamboo akan dianyam sedemikian rupa sehingga benar-benar menyerupai bentuk kuda.

Dalam pertunjukannya, para penari seolah-olah sedang menunggangi kuda sambil melakukan berbagai atraksi dalam tari kuda lumping.

Pada awalnya properti ini hanya dibuat dengan bahan dasar bambu, namun sekarang jenis properti kuda kuda lumping ini sudah cukup bervariasi.

Contohnya dalam beberapa pertunjukan, bahan dasar properti ini dibuat dari plastik. Selain sangat mudah ditemukan, bahan plastik juga dinilai mempunyai harga yang lebih ekonomis.

Celana Panjang

Busana dan pakaian tari kuda lumping
toriqa.com

Meskipun umumnya disebut dengan celana panjang, tapi sebenarnya celana yang dipakai oleh para penari kuda lumping adalah celana yang menggantung.

Celana dengan model seperti ini bertujuan untuk memudahkan para penari dalam melakukan gerakan-gerakan dinamis saat show atau tampil.

Selain menggunakan busana berupa celana panjang, penari juga menggunakan selendang yang dililitkan di bagian pinggul, umumnya selendang tersebut bermotif batik.

Gelang

Beragam aksesoris pada tarikuda lumping
toriqa.com

Properti tari kuda lumping berikutnya yaitu gelang tangan maupun kaki. Sebenarnya penggunaan gelang ini hanya sebatas aksesoris para penari saja, khususnya penari wanita.

Tidak ada makna atau fungsi khusus dalam properti yang satu ini.

Untuk modelnya bisa beragam, tidak ada ketentuan khusus didalamnya.

Namun secara umum, gelang tersebut berwarna kuning keemasan dan dipakai sepanjang pertunjukan berlangsung.

Sesumping

Selain gelang, aksesori lain yang digunakan ialah Sesumping, sesumping dikenakan oleh penari yang biasanya ada pada bagian telinga penari.

Sesumping yang digunakan pada tari kuda lumping hampir sama bentuk dan warnanya seperti yang digunakan dalam pertunjukan seni wayang orang.

Namun lagi-lagi ini hanyalah sebuah aksesoris, penggunaan Sesumping tidaklah harus oleh penari pada saat pementasan.

Hanya saja jika menggunakan bagian properti ini, warnanya yang kuning keemasan akan memancarkan kilauan cahaya yang cukup membantu membuat penampilan menjadi semakin lebih menarik.

Apok

Apok merupakan suatu lapisan yang mempunyai bentuk khusus dan dipakaikan diatas baji dalam dan rompi penari. 

Makna dari properti tari kuda lumping yang satu ini ialah sebagai simbol kegagahan, sehingga banyak penari pria dalam pertunjukan kuda lumping yang mengenakannya.

Apok bentuknya agak lebar pada bagian pundak serta memanjang mengerucut sampai dengan bagian dada dan punggung penari.

Kaos Kaki

Nah, untuk penggunaan kaos kaki ini memang tidak wajib digunakan. Ada yang menggunakan dan ada yang tidak saat tampil.

Biasanya warna kaos kaki seirama dengan kulit penari.

Meskipun sebagai properti yang tidak begitu diharuskan penggunaannya, namun fungsi kaos kaki ini tetap ada, yaitu sebagai pelindung telapak kaki penari yang melakukan atraksi agar mengurangi resiko hal-hal yang tidak diinginkan.

Penutup Kepala

Penutup kepala biasanya sering kali dikaitkan dengan penari kuda lumping wanita, karena biasanya memang pengikat kepala dijadikan simbol perlindungan kepala pada saat pasukan wanita maju ke medan perang.

Namun faktanya penari pria pun juga mengenakan penutup kepala ini.

Ikat Kepala

Beragam properti yang digunakan dalam tari kuda lumping
toriqa.com

Properti tari kuda lumping lainnya adalah ikat kepala, memang tidak ada ketentuan khusus atau keharusan dalam menggunakannya. Serta tidak ada fungsi khusus dari ikat kepala ini.

Biasanya ikat kepala hanya digunakan sebagai identitas asal paguyuban setiap rombongan penari. Apalagi sering kali ada pementasan yang dilakukan secara bersama-sama dari berbagai paguyuban tari kuda lumping.

Nah, setiap paguyuban biasanya punya motif dan warna khusus untuk ikat kepala ini.

Warna dan motif yang mereka gunakan tetap akan menyesuaikan dengan kostum penari kuda lumping yang tampil.

Sabuk Hias

Sabuk hias merupakan bagian dari properti tari yang bertujuan untuk menguatkan keseluruhan kostum yang digunakan oleh penari kuda lumping.

Secara umum, sabuk hias memiliki warna hitam, namun warna khas ini bisa saja diganti menggunakan motif atau warna lain sesuai dengan kostum penari.

Fungsi sabuk bisa sebagai ikat pinggang, bisa juga sebagai pelengkap agar penampilan semakin menarik dengan corak dan berbagai motif yang digunakan.

Kacamata Hitam

Hal unik yang akan anda temukan dalam tari kuda lumping adalah “para penarinya biasanya menggunakan kacamata hitam”. 

Penggunaan kacamata ini tidak hanya sekedar sebagai aksesoris untuk bergaya saja, namun ternyata pada saat penari sedang dibacakan mantra-mantra khusus saat pertunjukan, bola mata mereka akan bergerak secara tidak beraturan.

Maka sangat penting menggunakan kacamata ini agar para penonton tidak melihat gerakan mata penari tersebut yang mungkin saja terkesan sangat menyeramkan.

Properti tari kuda lumping yang satu ini sebenarnya bukanlah hal yang wajib untuk digunakan dan bukan pula hal yang pokok.

Parang Imitasi

Sejarah lengkap tari kuda lumping
toriqa.com

Properti tari kuda lumping yang terakhir adalah parang Imitasi, penggunaan parang dalam tarian ini tentu saja adalah parang palsu.

Parang dalam tarian ini terbuat dari bahan kayu secara umum, setelah kayu selesai dipotong menyerupai parang asli, kemudian kayu tersebut akan dicat dengan memadukan berbagai warna sehingga terlihat seperti parang yang asli.

Parang imitasi sudah menjadi simbol perlawanan rakyat Indonesia semasa dijajah oleh bangsa asing dahulu.Kita juga akan melihat bagaimana

Kita juga akan melihat para penari yang menarikan serangkaian gerakan yang jika diperhatikan seolah-olah mereka sedang berperang sambil membawa parang melawan musuhnya.

Iringan Tari Kuda Lumping

Hampir semua tarian tradisional pastilah punya yang namanya iringan musik dalam setiap penampilannya, berapa properti alat musik akan mengiringi penampilan para penari mulai dari bagian pembuka hingga penutup.

Tetapi, ada juga beberapa tarian yang terkadang tidak menggunakan alat musik, seperti tari kecak dan tari Saman.

Untuk tari kuda lumping sendiri menggunakan iringan musik berupa gamelan dan perangkat musik lainnya, yang terdiri dari :

  • Gong

Iringan musik kuda lumping
toriqa.com

Gong merupakan bagian properti musik tari kuda lumping yang dibuat dari bahan besi atau perunggu dengan bentuk melingkar, ukuran dimaternya pun bervariasi.

Bagian tengah pada alat musik Gong terdapat lingkaran yang agak menonjol ke depan, bentuknya menyerupai belahan batok kelapa sebagai bagian yang dipukul.

Gong yang ditabuh mampu menghasilkan suara layaknya dengungan yang khas.

Ada beberapa jenis gong yang umum dikenal, dan jenis gong yang digunakan dalam tarian kuda lumping ialah gong kempul dan gong suwukan.

Nah, kedua jenis gong ini harus ada di antara beberapa perangkat alat musik tari kuda lumping yang mengirinya.

  • Bonang

alat musik kuda lumping
toriqa.com

Berikutnya ada alat musik namanya Bonang, atau disebut juga dengan kenong.

Bentuk fisik dari alat musik Bonang hampir mirip dengan gong, hanya saja yang membedakannya adalah ukurannya yang lebih kecil, ukuran alat musik ini hanya sebesar piring makan.

Nggak hanya itu, posisi dalam meletakannya pun juga berbeda, jika gong posisi peletakannya atau penggunaannya ketika dipakai itu vertikal / miring, berbeda dengan bonang yang diletakkan secara horizontal atau datar.

Bahan pembuatan alat musik bonang sebagai properti tari kuda lumping umumnya berasal dari besi atau perunggu dengan kayu pemukul dari munggur.

Oh iya, sebutannya sendiri untuk alat musik bonang ini dibeberapa daerah juga berbeda-beda.

Jika pada jenis tarian tradisional Minang, alat musik ini disebut dengan nama talempong, bagaimana dengan di daerah anda?

  • Saron

daftar alat musik tradisional
toriqa.com

Apa itu Saron? dibeberapa daerah mungkin penyebutannya tidak sama ya.

Jadi, alat musik Saron ialah salah satu alat musik tradisional yang sudah ada sejak zaman dulu kala.

Bahan yang digunakan dalam pembuatan alat musik jenis ini ialah besi atau perunggu, atau juga bisa dengan bahan kuningan.

Bentuknya sendiri terdiri dari beberapa buah barisan datar yang memipih serta diletakkan secara horizontal.

Alat musik ini dapat menghasilkan suara yang khas layaknya piano zaman sekarang atau hampir sama dengan suara lonceng, tapi lebih mendengung.

Uniknya, alat musik ini dapat memberikan beberapa variasi suara yang mampu menghidupkan suasana tarian.

Dalam tarian ini ada beberapa jenis Saron yang digunakan, yaitu saron slendro dan saron pelog.

Saron dengan laras pelog umumnya memiliki 7 bilah, sementara Saron dengan laras Slendro punya 7 bilah, bahkan ada yang sampai 9 hingga 12 bilah.

  • Kendang

Pembuatan alat musik kendang
toriqa.com

Alat musik tari kuda lumping berikutnya ada kendang atau gendang, alat musik jenis ini mungkin harus atau wajib ada di dalam kesenian tari kuda lumping.

Setidaknya harus ada 2 jenis kendang yang digunakan dalam setiap Show, yakni kendang bem (gedug) dan kendang Sabet.

  • Perlengkapan Gamelan Lainnya

Selain beberapa alat musik diatas, ada pula beberapa alat musik lain yang digunakan, baik itu sifatnya opsion maupun alat musik pokok menyesuaikan dengan kebutuhan dan daerah khasnya.

Seperti beberapa alat musik berikut ini:

  1. Kendang gandrung, ini adalah alat musik pokok / bagian dari jenis kendang berukuran pendek, bisa digunakan untuk mengiringi lagu-lagu kendang kempul Banyuwangian.
  2. Kendang Bali, ialah jenis kendang dengan ukuran yang agak panjang, kendang ini biasanya banyak digunakan dalam tarian-tarian tradisional Bali.
  3. Kecrek atau ceng-ceng, alat musik ini awalnya dikenal dan banyak digunakan dalam tarian tradisional Bali.
  4. Saron Janger, atau dikenal juga dengan laras Bali ilah jenis musik yang biasanya digunakan untuk mengiringi kesenian tari janger Banyuwangi.

Makna dan Fungsi Tari Kuda Lumping

Fungsi Tari Kuda Lumping

Secara makna, tari kudalumping juga sama dengan kebanyakan jenis tarian tradisional pada umumnya, tarian ini juga memiliki fungsi-fungsi  penting di dalamnya.

Beragam fungsi tersebut bahkan bisa diterapkan ke dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi kita yang merupakan makhluk sosial ditengah masyarakat.

Selengkapnya, berikut ini fungsi-fungsi yang terdapat dalam tarian kuda lumping dari Jawa – Yogja:

Dalam Bidang Pendidikan

Pada saat penampilan tarian kuda lumping ditampilkan, didalamnya akan tergambar berbagai bentuk watak baik maupun buruknya manusia.

Kita juga akan menemukan banyak nilai-nilai yang tersalurkan dalam tarian ini. Sekaligus makna yang mengajak manusia untuk terus berbuat baik selagi dalam keadaan memiliki akal yang sehat.

Dalam Bidang Hiburan

Seperti tarian pada umumnya yang ditampilkan sebagai media hiburan dalam memeriahkan beragam acara, tari kuda lumping juga sudah banyak tampil dalam beragam event-event penting.

Anda bisa menyaksikan sendiri bagaimana para penonton sangat antusias dalam menikmati setiap pertunjukan spektakuler yang disajikan secara rapi.

Dalam Bidang Sosial

Tari Kuda lumping termasuk tarian yang sangat kompleks yang hanya bisa dimainkan secara bersama-sama dengan properti yang lengkap, mulai dari sang pawang, para penari hingga pemain musik pengiringnya.

Nah, dalam menghasilkan sebuah penampilan yang maksimal, maka seluruh elemen harus bekerjasama dengan baik.

Jika ada salah satu saja yang tidak disiplin dalam kelompok, maka hasilnya tidak akan maksimal.

Bidang Kepercayaan

Apakah kalian percaya terhadap sesuatu yang ghoib? bagi sebagian yang punya Iman pasti mereka percaya.

Jika anda tidak yakin akan hal ghoib, coba deh sekali-kali menonton penampilan tarian kuda lumping, disana anda akan melihat secara jelas beragam hal-hal yang tidak bisa diterima dengan akal bahkan dijadikan ciri khas utamanya.

Hal inilah yang membedakan tari kuda lumping dengan tarian-tarian yang lainnya.

Makna Tari Kuda Lumping

Fungsi dan makna tari kuda lumping
toriqa.com

Taukah anda bahwa mayoritas tari, terutama yang termasuk tari klasik itu kebanyakan diciptakan dengan tujuan dan makna-makna tertentu.

Misalnya saja ada tari yang diciptakan sebagai sarana upacara dengan beragam daya magisnya.

Nah, kesenian tari kuda lumping juga termasuk salah satu pertunjukan yang benar-benar meggambarkan hal-hal yang berbau mistis didalamnya.

Kombinasi antara alam gaib dan nyata akan membuat para penonton takjub dan kagum, sebab berbagai atraksi yang dilakukan diluar kemampuan manusia secara sadar.

Biasanya, kesenian tarian kuda lumping ditampilkan dalam acara-acara khusus ataupun umum, misalnya dalam acara pernikahan, penyambutan tokoh penting, perayaan hari-hari besar, syukuran, dan momen-momen lainnya.

Beragam adegan yang kental akan unsur supra natural juga turut ditampilkan pada saat penari mulai melakukan aksi-aksi yang di luar akal sehat.

Misalnya saja seperti tak mempan dibakar, memakan bara api, mengunyah kaca, berjalan diatas pecahan beling hingga melompat ke bara api.

Biasanya para penari akan melakukan beragam aksi di luar batas akal manusia ketika mereka sedang kesurupan.

Disamping mempunyai ciri khas yang sangat ekstrim seperti diatas dengan adegan-adegan berbahaya, ternyata dibalik itu tersirat makna yang mendalam dalam tarian kuda lumping.

Berikut ini makna yang tersirat dalam tari kuda lumping, antara lain :

Penggambaran Watak Manusia

Selain banyaknya adegan mistis dan magis dalam tarian kuda lumping ini, ternyata makna yang terkandung di dalamnya menggambarkan sikap dan sifat manusia, yakni gambaran sifat berupa baik buruknya sifat manusia.

Hal tersebut bisa anda lihat saat penampilan tarian ini mulai dilakukan, ketika para penari yang menari dengan anggun, lembut dan baik-baik saja.

Sangat berbeda halnya ketika roh gaib masuk, maka sifat dan sikap para penari seketika akan berubah menjadi kasar, liar dan susah dikendalikan.

Percaya Bahwa Alam Gaib Itu Ada

Sudah menjadi ciri khas dalam tarian ini akan adanya perpaduan alam nyata dan alam gaib.

Di dalam tarian ini, semua penari akan memperlihatkan kepada semua orang bahwa alam gaib itu benar adanya, tidak hanya sebatas cerita saja.

Para penari akan membuktikan dengan cara-cara diluar nalar, yang biasanya dimulai pada saat terjadi kesurupan secara penuh.

Semua akan lebih taktub lagi melihat kenekatan dan keberanian para penari dalam melakukan atraksi diluar kemampuan manusia biasa, yang mustahil dilakukan tanpa adanya bantun makhluk halus atas seizin dari Allah SWT.

Mungkin sebagian dari anda belum mengetahui berbagai properti tari kuda lumping yang disebutkan diatas, dan mungkin Anda mengira bahwa masing-masing properti yang digunakan tidak ada makna dan tujuannya.

Faktanya, setiap aspek dalam seni pertunjukan tari kuda lumping sangat erat kaitannya dengan filosofi dan fungsinya masing-masing.

Baiklah, mungkin cukup sekian share artikel kali ini, semoga dapat menambah pengetahuan dan manfaat untuk kita semua.

Tinggalkan komentar