Prinsip Kerajinan Bahan Lunak, Jenis, Karakteristik, Manfaat & Prosesnya

Prinsip kerajinan bahan lunak ini adalah suatu kerajinan tangan, dibuat dengan bahan yang lunak serta sangat mudah untuk dibentuk, baik dari alam ataupun buatan.

Bahan dasar dari kerajinan bahan lunak memiliki sifat yang lunak, lentur, empuk, lembut, dan mudah untuk dibentuk.

Dalam proses pembuatan tahap akhir, prinsip kerajinan bahan lunak akan dilaukan prose pengerasan atau dapat juga mengeras dengan sendirinya menggunakan cara-cara tertentu agar bisa lebih awet serta kuat.

Bagaimana penjelasan untuk memahami prinsip kerajinan bahan lunak?

Prinsip Kerajinan Bahan Lunak

Prinsip Kerajinan Bahan Lunak
toriqa.com

Pengetahuan keragaman bahan, alat, dan teknik yang dipakai adalah cerminan dalam kepiawaian seorang pengrajin untuk menghasilkan karyanya. Perkembangan dalam cara pembuatan, pemanfaatan bahan, ataupun penampilan bentuk sebuah karya.

Ini akan menunjukkan kemampuan dari si pengrajin agar bisa mengikuti perubahan sosial budaya dalam kehidupan ini. Walaupun tak dilakukan dengan menyeluruh, baik itu secara langsung ataupun coba-coba.

Tanpa mereka sadari, mereka sudah melakukan beberapa perubahan yang kreatif. Masuknya teknologi dengan memanfaatkan bahan adalah hal yang baru dan cukup sulit diterapkan, khususnya bahan lunak buatan.

Prinsip kerajinan bahan lunak tersebut bertujuan untuk melakukan perubahan yang lebih baik lagi, sesuai dengan adanya permintaan pasar.

Dengan itu, maka terdapat 3 prinsip kerajinan bahan lunak, yaitu keterampilan tangan, keterampilan teknik, dan tradisional atau kedaerahan.

Untuk pembahasan lebih lengkapnya tentang ketiga prinsip tersebut, anda bisa simak pembahasan di point dibawah ini.

3 Prinsip Kerajinan Bahan Lunak, Berikut Manfaatnya

Dalam kehidupan setiap harinya, kerajinan dibuat dengan cara mempertimbangkan kinerja dengan 3 prinsip dasar, berikut penjelasan dari tiga prinsip itu :

Keterampilan Tangan

Manfaat kerajinan bahan lunak
toriqa.com

Prinsip kerajinan bahan lunak yang pertama yaitu keterampilan tangan. Beberapa produsen barang kerajinan masih ada yang mengandalkan keterampilan dan keuletan dari tangan para pengrajin, bahkan untuk jumlah yang cukup besar sekalipun.

Karena saat ini banyak pemiliki industri yang lebih mengandalkan mesin dalam mengerjakan produk mereka.

Tentu bagi orang yang punya kesadaran akan penghargaan di bidang seni akan lebih bermanfaat jika memilih keterampilan tangan ketimbang yang menggunakan mesin.

Manfaat kerajinan tangan yaitu until lebih melatih kreatifitas seseorang serta juga melatih kesabaran mereka selama proses pembuatan.

Intinya, proses pembuatan kerajinan bahan lunak dilakukan oleh tangan-tangan handal sebagai tenaga manual pembuatan kerajinan walaupun kerajinan dalam kuantitas banyak.

Keterampilan Teknik

Prinsip dan pengertian kerajinan bahan lunak
toriqa.com

Prinsip kerajinan bahan lunak yang kedua yaitu keterampilan teknik. Selama proses pembuatan kerajinan tersebut dilakukan secara berulang serta juga didasari adanya keterampilan teknis.

Jadi produk yang diperoleh tentu sudah punya kekhasan yang terlihat lebih detail, rumit, serta hanya dapat dilakukan menggunakan teknik yang benar-benar efektif untuk menciptakannya.

Keterampilan teknik tersebut masih memiliki kaitan dengan keterampilan tangan dari seseorang yang sudah profesional dalam keterampilan teknik khusus tersebut.

Manfaat dari keterampilan teknik ini yaitu akan menghasilkan produk dengan detail yang lebih rapi dan juga lebih cepat.

Mengutamakan teknik dan profeionalitas dalam melakukannya sehingga sangat detail dengan kesan rumit. 

Kedaerahan atau Tradisional

Jenis kerajinan bahan lunak tradisonal
toriqa.com

Kerajinan adalah semua benda yang punya nilai praktis, yang bersifat universal, serta diproduksi dengan lebih banyak. Tapi, prinsip kerajinan bahan lunak ini masih dibuat menggunakan keterampilan tangan serta keterampilan teknis.

Jadi masih kental dengan budaya dan adat istiadat setempat. Bahkan saat kerajinan yang dibuat memiliki tema modern atau kontemporer, maka kebiasaan setempat tetap memengaruhinya.

Manfaat dari prinsip kerajinan bahan lunak ini yaitu untuk memberikan penekanan atau kekhasan dari suatu benda.

Melakukan kerajinan dengan menerapkan hal-hal yang sudah umum yang sudah berlangsung sejak lama, ciri-cirinya masih ada nilai-nilai tradisional maupun adat istiadat sekitar.

Jenis Serta Karakteristik Kerajinan Bahan Lunak yang Perlu Kita Pahami

Jenis dan Karakteristik Kerajinan Bahan Lunak

Prinsip kerajinan bahan lunak tentu saja mempunyai jenis dan karakteristik yang sangat beragam. Berikut penjelasannya bisa anda simak :

Bahan Lunak Alam

Jenis dan Karakteristik Kerajinan Bahan Lunak
toriqa.com

Bahan lunak alam merupakan bahan lunak bagi karya kerajinan yang mana asalnya dari alam sekitar misalnya seperti hewan, tumbuhan, atau lapisan bumi yang memiliki sifat lunak. Contohnya yaitu tanah liat, flour clay, bubur tisu, dan sebagainya.

  • Tanah Liat

Tanah liat punya warna yang beragam, tapi dari semua warnanya adalah warna yang natural, yaitu coklat. Ada warna coklat tua, muda, coklat keputihan, ataupun coklat keabu-abuan.

  • Flour Clay

Flour clay ini berasal dari sebuah adonan tepung yang mana dilumat sampai bisa dibentuk dengan mudah, juga dicampur air.

Prinsip kerajinan bahan lunak flour clay tak tahan akan air, apabila terkena air akan lebih mudah rusak.
Pewarnaan flour clay ini bisa dilakukan dengan pewarna sintesis atau pewarna makanan supaya muncul warna yang cemerlang.

Bahan Lunak Buatan

Prinsip kerajinan Bahan Lunak Buatan
toriqa.com

Bahan lunak buatan merupakan suatu olahan dari bahan kimia yang bukan asli dari alam. Dengan tujuan agar memperoleh efek duplikasi dari bahan alam serta bersifat lunak.

Bahan lunak buatan merupakan suatu bahan kerajinan yang kemudian diolah dengan bahan kimia sampai jadi lunak serta mudah untuk dibentuk.

Beberapa contoh kerajinan dari bahan lunak buatan ini yaitu seperti sabun, lilin, gips, fiberglass, dan polymer clay. Berikut ini penjelasannya.

  • Polymer Clay

Polymer clay mempunyai ciri-ciri dengan beragam warna yang cerah, serta teksturnya padat dan lunak. Polymer clay ini tidak mengandung minyak. Ketika tahap pengeringan, polymer clay bisa mengeras.

  • Fiberglass

Fiberglass ini punya struktur cair dan saat kering akan mengeras. Fiberglas juga bisa dibentuk saat setengah mengeras. Kerajinan ini dibuat dengan dicor atau dicetak.

Campuran fiberglass yaitu katalis. Jadi katalis ini membuat fiberglass bisa cepat mengeras. Pewarnaan fiberglass dilakukan ketika dalam keadaan cair atau ketika bahannya sudah kering.

Bahan lunak buatan yang satu ini sangat kuat dan bisa tahan dalam waktu yang lama. Wujudnya bening seperti air atau kaca. Jadi bisa dibentuk sebuah kerajinan yang menyerupai air.

  • Parafin dan Lilin

Parafin dan lilin memiliki wujud padat, tapi apabila dipanaskan bisa mencair. Pengolahan kerajinan dari kedua bahan ini dilakukan dengan cara dicetak. Pewarnaan dilakukan ketika lilinya sudah mencair.

Parafin atau lilin bisa dicampur dengan berbagai aroma pewangi agar bisa menambah sensasi ketika dipakai. Lelehan parafin atau lilin yang terbuang bisa dipanaskan serta dicetak ulang.

  • Gips

Wujud dari bahan gips yaitu bubuk, ketika dicampur air akan jadi adonan yang kental. Adonan tersebut akan mengeras saat didiamkan. Maka dari itu, ketika mengolah gips harus dilakukan dengan dicetak atau dicor.

Pewarnaan gips ini biasanya dilakukan saat produk sudah jadi. Gips ini mudah sekali pecah, jadi anda perlu berhati-hati ketika membuat sesuatu dengan bahan ini.

  • Sabun

Sabun memiliki wujud yang padat jadi bisa langsung diukir ketika padat. Sabun juga bisa dihaluskan atau diparut serta dibentuk seperti flour clay.

Sabun ketika didiamkan bisa mengeras. Sabun dilakukan pewarnaan dengan mempertahankan warna asli sabun atau juga bisa ditambah biang warna ketika sabun sudan jadi adonan.

Itulah pembahasan seputar prinsip kerajinan bahan lunak. Semoga pembahasan di artikel ini dapat membantu anda yang sedang mencari tahu tentang seputar kerajinan bahan lunak.

Fungsi/Tujuan Kerajinan Bahan Lunak

Ragam keindahan kerajinan dari bahan lunak
toriqa.com

Berdasarkan prinsip kebermanfaatan di atas, maka kerajinan bahan lunak terbagi menjadi beberapa kelompok produk dengan fungsi atau tujuan sebagai berikut.

  1. Memperindah tampilan, dengan adanya kerajinan bahan lunak dapat dapat menjadi faktor nilai lebih terhadap penampilan suatu produk.
  2. Menjadi sesuatu yang khas terhadap suatu produk, Jika diberi kerajinan bahan lunak, maka sesuatu produk akan menonjol nilai khasnya.
  3. Sebagai persyaratan pemakaian, Kerajinan bahan lunak bisa menjadi suatu persyaratan untuk dipakai, jika tidak diterapkan maka tidak berarti apa-apa.
  4. Menjadi sebuah simbol atau ke-identikan, produk kerajinan bahan lunak bisa menjadi sebuah simbol terhadap suatu kepentingan atau pun sebuah produk.
  5. Bisa dibuat menjadi duplikasi yang sesuai dengan aslinya, kerajinan bahan lunak bisa diciptakan secara khusus hingga benar-benar mirip dengan bentuk aslinya untuk alasan dan kebutuhan tertentu.
  6. Bisa menjadi bagian penting dari sebuah karya seni, Kerajinan juga merupakan cermin atas suatu ekspresi keberagaman budaya Nusantara, maka kerajinan bahan lunak merupakan bagian dari karya seni.

Proses Produksi Kerajinan Bahan Lunak

Berbagai produk kerajinan dari bahan lunak alam maupun yang buatan itu bisa kita ciptakan berdasarkan bentuk dan bahan yang digunakan.

Penggunaan bahan-bahannya juga bisa kita tentukan berdasarkan jenis dan karakteristik masing-masing seperti yang telah dijelaskan di atas.

Juga ada banyak variasi teknik yang bisa kita terapkan, di antaranya mengukir, membentuk, mengecor, menempel, melipat, mencetak, dan menggulung. Semua itu tentu harus disesuaikan dengan jenis serta bahan yang akan dipakai, serta dengan rancangan produk kerajinan.

Sebagai refrensi, ini dia proses produksi kerajinan bahan lunak yang sesuai dengan karakter bahannya masing-masing.

Proses Produksi Kerajinan Bahan Lunak Alam

Proses Produksi Kerajinan Bahan Lunak Alam
toriqa.com

Beberapa kreasi dari bahan lunak alam akan dijelaskan secara singkat berikut ini.

Kerajinan Kulit

Pembuatan bahan baku kulit prosesnya sebenarnya cukup sederhana.

  1. Potong-potong kulit hewannya, lalu dicuci sampai bersih sebelum dipotong, lalu direntangkan.
  2. Setelah dipotong dan dicuci, kemudian dijemur langsung dengan sinar matahari hingga kering.
  3. Setelah cukup kering, gosok-gosok kulit hewannya untuk menghilangkan bulu dan kotoran memakai kapak kecil.
  4. Selanjutnya dicuci sampai bersih, lalu dijemur kembali.
  5. Setelah itu, kulit baru siap dipakai.
Bahan Pembuatan Kerajinan Kulit

Beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membuat kerajinan kulit khusus yang berasal dari hewan diantaranya yaitu:

  • Domba.
  • Sapi.
  • Kerbau.
  • Rusa.
  • Bison.
  • Alligator (buaya), dan masih banyak lagi.
Alat Pembuatan Kerajinan Kulit

Untuk alat yang dapat dipakai untuk membuat kerajinan kulit sebenarnya banyak (sesuai kebutuhan bahan dan tujuan pembuatan) diantaranya :

  • Pahat khusus kulit.
  • Plong (pembolong kulit)>
  • Mesin jahit.
  • Gunting.
  • Jarum jahit untuk kulit.
Produk Kerajinan Kulit

Ada banyak sekali contoh produk kerajinan dari bahan kulit, misalnya sepatu, tas, dan gunungan wayang kulit.

Apakah anda sudah mengenal kerajinan dari barang bekas? cara membuatnya juga dijelaskan secara lengkap disini.

Proses Pembuatan Kerajinan kulit

Sekarang bagaimana sih proses pembuatan kerajinan kulit itu?

Caranya cukup beragam, tergantung dengan jenis kulit serta kerajinan kulit yang akan dibuat.

Namun biasanya, proses pembuatan kerajinan dari bahan lunak kulit adalah sebagai berikut.

  1. Rendam kulit yang sudah disiapkan dengan air selama satu hari hingga mulai lunak.
  2. lalu rentangkan dengan memakai tali atau juga dengan pigura kayu yang kuat.
  3. Setelah itu jemur kulit yang telah direndam di bawah terik matahari hingga kering.
  4. Selanjutnya kerok-kerok kulit yang sudah kering, dengan catatan yang dikerok itu bagian rambut (bagian luar) sedang sisa daging yang masih melekat (bagian dalam). Kerok kulit dengan memakai pisau atau pethel secara pelan pelan dan hati-hati.
  5. Proses mengerok kulit untuk bagian luarnya hanya sedikit saja karena bila dilakukan pengurangan terlalu banyak maka kulit yang dihasilkan akan mudah patah pada saat dilipat.
  6. Setelah kulit ditipiskan. Sisa-sisa dari kerokan dibersihkan menggunakan air sedang pada bagian yang dikerok cukup dihaluskan dengan amplas.
  7. Tahap selanjutnya menjemur kulit di bawah sinar matahari (lagi) sampai benar-benar kering secara merata.
  8. Setelah kulit kering sempurna, berikan pewarna dasar dan ditatah dengan pahat mengikuti pola.
  9. Beri warna pada kulit sesuai kebutuhan atau selera anda.

Kerajinan Keramik

Penjelasan prinsip kerajinan dari bahan lunak
toriqa.com

Produk kerajinan bahan lunak selanjutnya ada keramik. Bahan pembuatannya tentu dari bahan tanah liat. Kenapa tanah liat? Karena tanah liat punya sifat plastis, sehingga mudah dibentuk.

Nanti tanah yang sudah dibentuk akan dibakar dalam tingkat pembakaran suhu 600o C hingga 1300o C sesuai dengan jenis tanah liatnya, sehingga tanah liat menjadi keras, padat, dan kedap air.

Bahan Produksi Pembuatan Kerajinan Keramik

Bahan utama yang digunakan adalah tanah liat.

Alat Produksi Pembuatan Kerajinan Keramik

Alat alat atau peralatan yang digunakan untuk kebutuhan kerajinan keramik di antaranya adalah :

  • Butsir.
  • Kawat/benang pemotong tanah.
  • Spon.
  • Rol kayu.
  • Alat putar kaki.
  • Alat putar tangan.
  • Dan tungku pembakaran.
Produk Pembuatan Kerajinan Keramik

Kerajinan dari bahan keramik dapat menghasilkan jenis produk meliputi :

  • Vas bunga.
  • Cangkir.
  • Botol.
  • Teko.
  • Beragam bentuk hewan lucu.
Proses Pembuatan Kerajinan Keramik

Sekarang cara atau teknik pembentukan kerajinan bahan tanah liat yaitu ada banyak cara, di antaranya adalah:

  1. Teknik Pijit Tekan (Pinch), merupakan teknik atau cara membentuk badan keramik secara manual, yaitu dengan cara tanah liat dipijit atau ditekan dari bentuk bola menjadi bentuk yang diinginkan dengan menggunakan jari-jari tangan.
  2. Teknik Cetak, ialah teknik membentuk produk dengan sistem memanfaatkan alat cetak, hal ini dapat digunakan untuk memproduksi produk kerajinan keramik dengan kuantitas target yang banyak dalam waktu relatif singkat dengan bentuk serta ukuran yang sama pula. Umumnya teknik cetak ada dua, yakni cetak kering dan teknik tekan (press) dan cetak basah dengan teknik cor.
  3. Teknik Pilin (Coil), adalah teknik pembentukan badan keramik dengan cara manual, yaitu tanah liat digulung sampai nanti terbentuk pilinan tanah.
  4. Teknik Lempengan (Slab), yaitu teknik pembuatan badan keramik yang dilakukan secara manual dengan membentuk lempengan memanfaatkan rol. Lempengan nantinya dimanfaatkan untuk membuat karya keramik yang berbentuk persegi atau silinder.
  5. Teknik Putar, adalah teknik pembentukan badan keramik dengan memanfaatkan alat putar kaki (atau kickwheel) yang bisa menghasilkan banyak bentuk yang simetris.

Proses Pembuatan Kerajinan Bahan Lunak Buatan

Berbagai macam produk kerajinan dari bahan buatan bisa diciptakan atau dibuat sesuai dengan bentuk atau bahan yang digunakan, misalnya :

  • Pembuatan kerajinan bahan lunak alami.
  • Pembuatan kerajinan bahan lunak buatan yang juga tekniknya dilakukan berdasarkan sifat dan karakteristik dari bahan yang dipakai.

Berikut ini refrensi proses produksi pembuatan kerajinan bahan lunak buatan yang dilakukan berdasarkan masing-masing jenis bahan pembuatannya.

Kerajinan Fiberglass

Proses Pembuatan Kerajinan Bahan Lunak Buatan
toriqa.com

Fiberglass adalah sejenis serat gelas berbentuk kaca cair yang ditarik menjadi serat tipis.

Serat ini nantinya bisa dipintal menjadi benang atau ditenun menjadi kain dengan kondisi sudah siap pakai, yang nantinya diresapi dengan resin sampai menjadi bahan yang kuat dan tahan akan korosi.

Bahan Pembuatan Kerajinan Fiberglass

Bahan-bahan pembuatan fiberglass terdiri dari :

  • Resin.
  • Katalis.
  • Matt fiber.
  • Cat.
  • Dan silikon resin sebagai alat cetak.
Alat Pembuatan Kerajinan Fiberglass

Beberapa peralatan untuk pembuatan kerajinan dari fiberglas yang dapat digunakan yaitu :

  • Sendok.
  • Wadah mangkuk.
  • Cetakan silikon.
  • Dan gunting.
Produk Kerajinan Fiberglass

Ada banyak kok produk kerajinan dari bahan fiberglass yang juga banyak peminatnya ditengah masyarakat, terutama untuk kerajinan hiasan atau bentuk souvenir.

Pasalnya Fiberglass itu punya sifat kuat dan tahan lama, serta karakter warnanya yang bening menjadikan kerajinan ini dapat dibuat bahkan hingga menyerupai air atau kaca.

Proses Pembuatan Kerajinan Fiberglass

Langkah-langkah pembuatan kerajinan fiberglass sebenarnya tidak membutuhkan waktu yang lama, jika sudah dipersiapkan cetakannya. Cetakan untuk membuat kerajinan fiberglass terbuat dari silikon.

Langkah pertama, cetakan silikon dibuat terlebih dahulu supaya fiberglass bisa dibuat lebih cepat untuk hasil yang lebih banyak.

Proses pembuatan cetakan silikon juga sama dengan pembuatan cetakan silikon untuk kerajinan lilin.

Nanti prosesnya baru kita mulai setelah cetakan silikon sudah siap, matt fiber dapat dimanfaatkan untuk membuat kerajinan fungsi pakai yang kuat dan tebal serta warna yang pekat.

Mungkin cukup sekian apa yang bisa saya share seputar prinsip-prinsip kerajinan bahan lunak. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar