Pola Lantai Tari Seudati Khas Aceh + Gerakan khas, Kelebihan & Gambarnya

Artikel ini akan membahas tentang macam macam pola lantai tari seudati. Tarian ini berasal dari Aceh.

Jika kalian pernah menyaksikan pertunjukannya, tarian ini memang hampir mirip dengan tari saman, mungkin karena sama-sama dari Aceh, atau mungkin visi misi penciptaannya sama.

Dalam gerakan tari Seudati terdapat nama-nama yang penting untuk anda ketahui, terutama bagi kalian yang ingin mempelajarinya. Dan kita sebagai anak bangsa yang baik dan masih mencintai budayanya juga harus ikut berpartisipasi menjaga kelestariannya.

Berikut ini pola lantai tari seudati selengkapnya.

Pola Lantai Tari Seudati Dari Aceh

Pola Lantai Tari Seudati Dari Aceh
toriqa.com

Pada dasarnya, tari tradisional Indonesia itu mempunyai karakterristik yang hampir sama dalam hal pola lantai tarian, yaitu garis lurus dan garis lengkung.

Garis lurus sendiri berbentuk segi empat, segitiga, atau berjajar, sementara garis melengkung itu berbentuk lingkaran.

Pola lantai juga bisa dilakukan dengan menggabungkan keduanya supaya tercipta gerakan yang tampak lebih dinamis.

Tari Seudati mempunyai ragam pola lantai yang bervariasi, anda juga bisa mencari refrensinya dalam buku Seudati di Aceh oleh Essi Hermaliza dkk (2014).

Pola lantai tersebut dikenal dengan istilah konfigurasi barisan.

Pola lantai dalam gerakan Tari Seudati membentuk berbagai formasi dalam setiap babak pertunjukannya.

Pada babakan pembuka, bentuk pola lantai Tari Seudati menyerupai garis lurus, baik terdiri dari satu baris dan dua baris, dan pada babak ini, pola segi empat dengan bentuk silang juga digunakan.

Sementara dalam babakan berikutnya, pola lantai yang diterapkan atau yang dipakai dalam tarian ialah:

  • Garis lurus.
  • Pola segi empat silang.
  • Garis lurus dua baris.
  • Lingkaran.
  • Pola berbentuk huruf H.
  • Dan pola zig zag.

Dan pada saat turun dari panggung, para penari akan kembali membentuk pola lantai garis lurus satu baris untuk memberi hormat, lalu kemudian turun dari panggung satu per satu.

Kapan Tari Seudati Ditampilkan dan Berapa Jumlah Penarinya?

Padaawalnya (dulu) tari Seudati hanya ditampilkan pada acara-acara tertentu saja, terutama untuk kegiatan yang ada kaitannya dengan kepercayaan dan ibadah dalam agama Islam.

Namun seiring perkembangannya, Tari Seudati mulai ditinggalkan oleh para generasi muda.

Dalam penampilannya, tari Seudati biasanya dibawakan oleh delapan orang laki-laki sebagai penari utama yang mana mereka terdiri dari satu syeh, satu pembantu syeh, dan dua orang pembantu di sebelah kiri dan satu orang pembantu di belakang, dan tiga orang pembantu biasa.

Tak hanyaitu, masih ada dua orang penyanyi yang bertindak sebagai pengiring tari, mereka ini disebut dengan aneuk syahi.

Berapa Macam Pola Lantai Tari Seudati?

Macam Pola Lantai Tari Seudati
toriqa.com

Dalam Tari Seudati terdapat beberapa pola lantai, yaitu:

  • Pola lantai lurus.
  • Pola segi empat.
  • Pola berbentuk huruf U.
  • Pola zig zag.
  • Pola berbentuk huruf S.
  • Pola segi tiga.
  • Pola segi empat silang.

Selain itu dalam tarian ini juga terdapat beberapa babak yang yang sudah menjadi ciri khasnya, babak-babak yang ada di dalam tarian ini seperti:

  • Babak Glong.
  • Babak Saleum.
  • Babak Likok.
  • Babak Saman.
  • Babak Kisah.
  • Babak Cahi Panyang.
  • Babak Lanie.
  • dan penutup.

Lalu Seperti Apa Gambar Pola Lantai Tari Seudati Khas Aceh

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa melihat seputar pola lantai tari seideti dalam beberapa gambar seperti berikut ini.

Gambar Pertama Pola Lantai Tari Seudati:

Gambar Pola Lantai Tari Seudati Khas Aceh
toriqa.com

Gambar ke dua:

Gambar Pola Lantai Tari Seudati Khas Aceh
toriqa.com

Gambar ke tiga:

Bentuk pola lantai tari seudati Dari Aceh
toriqa.com

Gerakan Penari Seudati

Tarian seudati memiliki ciri khas gerakan yang heroik, gembira serta penuh kekompakan dan kebersamaan yang nampak dari olah tubuh para penari ketika menarikannya.

Beberapa gerakan seperti:

  • Meloncat.
  • Melangkah.
  • Memukul dada atau dhiet.
  • Petik jari atau ketrep jaroe.
  • Dan gerakan menghentakkan kaki ke lantai (geddham kaki) secara serentak.

Beberapa gerakan ini merupakan gerakan utaman dalam tarian ini.

Gerakan dasar tari seudati bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu:

Pada saat gerakan dimulai oleh pemimpin tari atau syekh, maka penari lainnya lanjut mengikutinya, sedangkan cara yang kedua itu kebalikannya.

Secara keseluruhan, gerakan tari seudati itu terdiri dari:

  1. Nyap.
  2. Langkah.
  3. Rheng.
  4. Asek atau Lingiek.
  5. Nyet atau Keutheet.
  6. Dhiet.
  7. Ketrep Jaroe dan terakhir gerak Geddham Kaki.

Babak dan Pola Lantai

Para penari tari seudati menarikan tarian ini dalam beberapa babak yang mana masing-masing babak memiliki karakteristik tersendiri.

Beberapa babak dalam tarian ini antara lain adalah:

  1. Babak glong.
  2. Babak saleum.
  3. Babak likok.
  4. Babak saman. Wah, namanya mirip tari saman ya dari Aceh.
  5. Babak kisah.
  6. Babak cahi panyang.
  7. Babak lanie dan babak penutup.

Anda bisa melihatnya tarian – tarian unik lainnya karya para leluhur bangsa berserta dengan beragam properti dan teknik pola lantainya.

Komponen Tarian Seudati

Komponen Tarian Seudati
toriqa.com

Dalam pertunjukannya, tari seudati memiliki beberapa komponen yang harus ada untuk menunjang penampilannya agar maksimal, misalnya:

Penari

Penari tari seudati umumnya terdiri dari delapan orang penari pria yang salah satunya ditunjuk sebagai pemimpin.

Penari pemimpin dalam tarian ini disebut sebagai syeikh.

Kemudian ada lagi seorang pembantu syeikh serta dua orang pembantu lainnya yang berada disebelah kiri, untuk yang bagian ini disebut apeet wie.

Lalu satu orang pembantu lagi berada di bagian belakang atau apeet bak, dan tiga penari lainnya adalah pembantu biasa.

Selain memiliki beberapa pemeran yang punya tugas masing-masing saat menari, masih ada lagi dua orang penyanyi yang bertugas sebagai pengiring tari yang dinamakan aneuk syahi.

Tempo dan Irama

Salah satu keunikan tari Seudati ialah, jika pada tarian tradisional lain umumnya diiringi dengan alat musik, semisal gamelan dan alat-alat sebagainya, berbeda dengan tarian ini yang mana menggunakan tempo dan irama lagu berasal dari penari itu sendiri sebagai alat musik pengiringnya.

Iya benar, tarian yang satu ini memang mengandalkan bunyi tepukan tangan ke dada dan pinggul, hentak kaki ke lantai serta petikan jari sebagai alunan musiknya.

Dan tak hanya itu, tarian ini juga diiringi oleh nyanyian penari sesuai gerakannya.

Gerakan demi gerakan benar-benar disesuaikan dengan irama dan tempo lagu yang dinyanyikan.

Gerakan dalam tari seudati sangatlah dinamis dan penuh semangat. Namun pada beberapa bagian terdapat pula gerakan yang terlihat kaku.

Hal itu memang bagian dari teknik tarian untuk menampakkan kesan perkasa dan gagah dari para penari. Sedangkan alunan tepukan ke arah dada dan perut merupakan gerakan yang mengesankan kesombongan dan sikap kstaria dari para pria Aceh.

Pakaian Penari

Kostum atau busana penari seudati itu berupa celana panjang dipadukan dengan kaos oblong panjang ketat dengan warna putih.

Pakaian tersebut masih ditambah lagi dengan kain songket yang dililitkan sebatas paha dan pinggang penari. Dan properti tari seudati yang umum digunakan itu berupa rencong yang disisipkan di pinggang, kemudian ada ikat kepala atau tangkulok berwarna merah, dan juga sapu tangan.

Fungsi Tari Seudati

Fungsi Tari Seudati
toriqa.com

Selain sebagai sarana untuk menyebarkan agama Islam (dakwah) tari seudati juga berfungsi sebagai media hiburan untuk rakyat dan juga beberapa fungsi lainnya.

Nah, berikut ini informasi lengkapnya tentang fungsi tari seudati, khususnya untuk Aceh sendiri, antara lain:

Sarana Dakwah Agama Islam

Ini penting menurut saya, makanya saya tulis dibagian nomor satu.

Taukah anda bahwa dalam bait syair pengiring tari seudati ternyata disisipkan ajaran-ajaran Agama Islam.

Maka dari itu, tarian ini juga menjadi sarana penyebaran dan pendidikan agama Islam kala itu.

Rakyat selain terhibur dengan penampilan aneka gerakan dalam tari ini juga mendapatkan pemahaman tentang agama. Ini termasuk karya Amazing menurut saya.

Mengajarkan Nilai Kehidupan

Selain sebagai sarana efektif untuk dakwah, dalam tarian ini juga mengandung filosofi tentang kehidupan.

Anda bisa memperhatikan dalam syair tari seudati yang disisipkan cerita tentang persoalan hidup dan sosial sehari-hari, sehingga bisa menjadi solusi untuk berbagai macam permasalahan masyarakat.

Membangkitkan Semangat

Untuk tari Saudati, jika dilihat dari kategori jenis tariannya termasuk dalam jenis Tribal War Dance atau tarian perang.

Hal itu bisa anda lihat dari syair-syair pengiring tarian yang dipenuhi oleh kata-kata yang menggugah semangat, bahkan pada masa kolonial Belanda masih berkuasa, tarian ini sempat dilarang untuk ditampilkan.

Syair dan lagu tari seudati akan membangkitkan para pemuda sehingga mampu untuk menginsipirasi sebuah pemberontakan terhadap Belanda.

Dan setelah Indonesia merdeka, tarian ini boleh ditampilkan secara bebas.

Anda bisa melihatnya tarian – tarian unik lainnya karya para leluhur bangsa berserta dengan beragam properti dan teknik pola lantainya.

Iringan Tari Seudati

Perlu kamu ketahui bahwa tari seudati merupakan salah satu tarian yang tidak menggunakan alat musik untuk mengiringi tariannya, namun bukan alat musik seperti pada umumnya.

Karena para penari menggunakan badan mereka untuk menciptakan bunyi-bunyian khas seperti hentakan kaki, petikan jari, menepuk dada maupun tangan dan syair yang dinyanyikan oleh narator, atau dalam tarian ini biasa disebut dengan Aneuk Syahi.

Biasanya, syair yang mereka gunakan untuk mengiringi tarian ini mengandung tema tentang agama, cerita alam, sosial dan juga hal lainnya.

Tak jarang pada masa perang melawan penjajahan dahulu kala tarian ini sering digunakan untuk membakar semangat para pejuang untuk mau dan tetap semangat membela tanah airnya.

Keunikan Tari Seudati

Keunikan Tari Seudati
toriqa.com
  • Tanpa Lagu atau Alat Musik Pengiring

Sama dengan tari Saman, tari Seudati hampir sama sekali tidak diiringi dengan alat musik apapun, tak ada lagu apapun dalam tarian ini, hanya ada syair dan gerakan tubuh yang menghiasi keindahan tariannya.

Syair ini sudah menjadi inti dari dari pertunjukan tari Seudati, dengan makna-makna khusus didalamnya, hal tersebutlah yang membuat tari ini disebut juga dengan tari dakwah.

Mungkin kelihatannya sederhana, namun dalam melantunkan syair, para Aneuk Syahi juga tidak asal membaca saja loh, namun juga harus sesuai dengan gerakan tepuk dada serta hentakan kaki dari para penarinya, sehingga tarian akan lebih menyatu dan harmonis.

  • Kostum yang Serba Putih

Keunikan tari Seudati berikutnya terletak pada busananya, karena pada pertunjukannya semua penari haruslah menggunakan pakaian khusus untuk menari yang berwarna serba putih.

Makna dari pakaian serba putih ini berarti suci yang nantinya akan melengkapi dakwah melalaui tarian seudati ini.

  • Didaftarkan ke UNESCO Oleh Pemerintahan Provinsi Aceh

Pemprov Aceh pada tahun 2019 lalu sudah berhasil mendaftarkan tari seudati ke UNESCO (Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB) sebagai salah satu warisan seni dan untuk melestarikan tarian tradisional ini.

  • Tepuk Dada yang Memiliki Arti Kesombongan

Salah satu gerakan dalam tarian Saudati yaitu gerakan tepuk dada yang mempunyai arti akan kesombongan.

Nah, melalui gerakan ini akan menjadi pengingat bahwa kesombongan masih merajalela di kehidupan ini dan kita harus selalu mawas diri.

  • Variasi Peran Penari

Para penari tari seudati ini tidak sekedar hanya menari saja, akan tetapi para penari juga berperan dengan perannya masing masing.

Hal ini berkaitan dalam menyampaikan pesan terhadap para penontonnya.

  • Gerakan Semakin Cepat

Di awal-awal pertunjukan, gerakan para penari tari seudati ini sangat lambat, namun semakin lama gerakannya semakin cepat.

Nah, disinilah pentingnya para penari dalam menguasai pergantian tempo pada tarian ini.

Jadi tidak sesederhana yang dibayangkan bukan, walaupun properti dan iringan musiknya tidak seperti tarian daerah lainnya.

Penutup Pembahasan Tentang Pola Lantai Tari Seudati

Pola lantai seudati ialah Pola lantai khusus yang sengaja dibentuk oleh pencipta atau pengembangnya untuk berpindah, bergerak, atau bergeser dari satu posisi ke posisi lainnya.

Nah, pola lantai dalam tari Seudati itu terdiri dari:

  • Pola lantai lurus.
  • Pola segi empat.
  • Pola berbentuk huruf U.
  • Pola zig zag.
  • Pola berbentuk huruf S.
  • Pola segi tiga.
  • Pola segi empat silang.

Beberapa pola lantai ini dikombinasikan dengan gerakan-gerakan tari mulai dari awal acara pertunjukan hingga selesai.

Dalam tari Seudatijuga dikenal beberapa babak dalam setiappertunjukannya, detailnya mungkin sudah saya paparkan diatas.

Mungkin cukup sekian apa yang bisa saya share artikel kali ini, semoga saja bermanfaat bagi anda yang sedang membutuhkan informasi terkait pola lantai tari Seudati beserta seluk beluknya.

Tinggalkan komentar