Yuk Mengenal 4 Perbedaan UMK dan UMR, Jangan Sampai Keliru!

Bagi anda yang saat ini tengah memasuki dunia kerja, maka rasanya sudah tidak asing buka dengan yang namanya UMK dan UMR. Banyak orang yang menganggap kedua hal ini adalah sesuatu yang sama, namun pada faktanya berbeda. Maka dari itu, agar tidak salah kaprah mengartikan kedua hal ini, yuk simak 4 perbedaan UMK dan UMR di bawah ini.

Jangan Sampai Keliru! Yuk Mengenal 4 Perbedaan UMK dan UMR

Apa Itu UMK dan UMR

Mungkin banyak yang belum paham apa yang dimaksud dengan UMR. Jadi yang dinamakan dengan UMR adalah upah minimum regional. Pada dasarnya antara UMK dan juga UMR ini telah diatur dalam peraturan dan juga hukum yang berlaku. Biasanya untuk UMK ini bakal diatur oleh gubernur, sedangkan untuk UMR oleh kementerian tenaga kerja.

Setelah paham akan UMR, maka kini saatnya untuk menggali lebih dalam lagi terkait UMK. Jadi yang dinamakan dengan UK adalah suatu batas upah minimal yang akan dibayarkan setiap bulannya dalam acuan suatu kabupaten atau kota. Biasanya untuk UMK ini terdiri dari upah pokok dan juga tunjangan tetap. 

Peraturan yang saat ini digunakan untuk menggali perbedaan UMK dan UMR ini telah diatur dalam permenaker. Asal anda ketahui, bahwasanya sejak tahun 2000, UMR ini sudah dihapus dan telah diganti dengan UMK atau UMP. Bila di tingkat kabupaten UMK dan provinsi UMP. Jadi antara dahulu dengan sekarang ini telah mengalami berbagai macam perombakan.

Setelah mendalami antara UMR dan juga UMK, maka kini alangkah baiknya juga selain paham akan makna UMP. Jadi yang dinamakan dengan UMP adalah upah minimum provinsi yang bakal di berlakukan oleh tingkat kabupaten atau kota. Biasanya untuk besaran rupiah yang akan dikeluarkan oleh provinsi ini adalah dengan standar setiap kabupaten atau kota, hal ini karena kondisi ekonomi yang berbeda.

Baca Juga: Mengintip Nominal Gaji Pokok PNS 2022 Beserta Tunjangannya

4 Perbedaan UMK dan juga UMR Secara Umum

  1. Bagian Area Cakupannya

Bila berbicara tentang perbedaan UMK dan UMR, maka yang pertama adalah bagian cakupannya. Dimana untuk seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa UMK bakal ditetapkan guna mengatur berbagai batas upah minimal atau yang paling rendah pada setiap kabupaten maupun kota. 

Berbeda dengan UMR, dimana untuk UMR bakal di tetapkan untuk setiap kabupaten maupun kota yang ada dalam lingkup provinsi. Biasanya dalam menentukan angka atau nominal gaji ini bakal didukung dengan berbagai peraturan serta perimbangan lainnya. Misalnya apakah kawasan tersebut masuk dalam kota perusahaan, pabrik, dan lain sebagainya. 

  1. Waktu Penetapannya

Tidak hanya area cakupannya saja, nyatanya untuk waktu penetapannya kini juga terdapat perbedaan antara UMK dan juga UMR. Dimana untuk waktu penetapan antara UMK ini dilaksanakan selambat-lambatnya pada tanggal 21 November atau dengan kata lain setelah di tuliskan UMR oleh pemerintah. 

Perbedaan UMK dan UMR ini juga banyak ditanyakan apakah UMR bisa di tentukan setelah UMK? Jawabannya adalah tidak, dalam sebuah peraturan yang berlaku, penetapan UMK hanya bisa di laksanakan tatkala UMR sudah dijelaskan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terkait gaji masyarakat.

  1. Pihak Pengatur Wewenang

Jangan salah, hal lain yang tidak kalah penting dan wajib untuk diketahui adalah pihak pengatur wewenang. Dimana untuk UMk dan juga UMR ini keduanya telah ditetapkan oleh bagian gubernur setempat. Namun letak pembedanya adalah untuk UMK, pihak gubernur hanya akan mempertimbangkan usulan yang diberikan oleh pihak bupati atau walikota serta dewan pengupahan provinsi.

Namun jika di bandingkan dengan UMP, maka disamping perbedaan UMK dan UMR, maka pihak gubernur hanya akan melakukan pertimbangan rekomendasi dari pihak dewan pengupahan provinsi. Dengan langkah demikian, maka bisa dipastikan hal ini terdapat beberapa perbedaan yang signifikan terkait pengupahan untuk masyarakat.

  1. Berbagai Faktor yang Mempengaruhi

Hal lain yang menjadi pertimbangan terkait perbedaan antara UMK dan juga UMR adalah terkait faktor yang mempengaruhinya. Dimana untuk faktor yang mempengaruhi ini berkaitan dengan peraturan pemerintah. Dalam PP 36 tahun 2022 pasal 25 ayat 2 menunjukkan bahwa UMK dan UMR ditentukan berdasarkan kondisi ekonomi dan juga ketenagakerjaan.

Perbedaan UMR dan UMK ini terletak pada faktor penentunya terkait pertumbuhan ekonomi yang ada d suatu daerah tertentu. Lalu bagaiamana dnegan UMP? Jika membahas masalah UMR dan UMK maka tidak lepas dengan UMP. Biasanya untuk perbedaan UMK dan UMR terkait faktor yang mempengaruhi ini dilihat dari persebaran ekonomi di seluruh Indonesia.

Dari penjelasan di atas bisa di simpulkan, bahwasannya kini ada empat perbedaan antara UMK dan Umr. Keempat perbedaan tersebut antara lain adalah Bagian Area Cakupannya, Waktu Penetapannya, Pihak Pengatur Wewenang, dan yang terakhir adalah Berbagai Faktor yang Mempengaruhi di dalamnya. Semua hal tersebut bakal saling terkait antara satu dengan lainnya.

Tinggalkan komentar