Teknik dan gerakan dasar karate untuk pemula

41+ Gerakan Dasar Karate Lengkap +Contoh, Gambar & Penjelasannya

Halo sahabat-sahabat semua, kali ini saya akan membahas seputar gerakan dasar karate secara detail, yaitu beragam teknik dasar yang harus dipelajari dan dikuasai oleh para praktisi karate.

Jika membahas soal teknik atau gerakan dasar karate, biasanya akan meliputi tiga jenis pokok pembahasan berikut, yaitu:

  1. Teknik Kihon.
  2. Teknik Kata.
  3. Teknik Kumite.

Jika Anda peraktisi karate yang ingin mengetahui materi ini lebih lanjut maka Let’s get started!

Gerakan Dasar Karate (Kihon)

Gerakan Dasar Karate (Kihon)
toriqa.com Olimpic

Pertama kita akan membahas seputar Kihon atau gerakan-gerakan dasar dalam beladiri karate.

Kihon secara harfiahnya berarti dasar atau pondasi.

Para karateka harus menguasai kihon ini dengan sempurna, karena ini adalah kunci sebelum mempelajari teknik yang lebih sulit lagi seperti kata (jurus) dan kumite (pertarungan).

Biasanya latihan Kihon ini dilakukan secara terus-menerus dan berulang-ulang, dari mulai petarung tingkat dasar hingga yang sudah mencapai tingkat yang tinggi “Sabuk Hitam”.

Bahkan di beladiri manapun gerakan dasar adalah matari paling awal yang diajar dan dipelajari, contoh saja di pencak silat seperti PSHT, ada gerakan dasar PSHT 1 – 30 yang menjadi matari dasar untuk pemula.

Teknik Dasaru Dachi Atau Kuda-Kuda Karate

Kuda-kuda merupakan hal yang dasar dan sangat penting dalam teknik bela diri karate.

Mengapa demikian?

Hal ini karena kunci beragam serangan dan pertahanan diri terletak pada kuda-kuda tersebut.

Untuk itu, bayangkan jika kuda-kuda mengalami kesalahan atau tidak benar, kemungkinan kita bisa terjatuh ataupun patah tulang pada bagian penumpu, yaitu kaki saat ditendang oleh lawan.

Dalam ilmu Karate ada beberapa macam kuda-kuda, diantaranya yaitu:

(Shizen-tai) Atau Kuda-Kuda Posisi Netral, Alami

Kuda - Kuda Netral Karate
Learning Inggris

Posisi badan berdiri netral atau alami sambil lalu tubuh tetap rileks atau santai namun tetap waspada.

Dengan posisi yang seperti ini potensi untuk melakukan gerakan yang tidak direncanakan secara spesifik mudah dilakukan, bahkan segala bentuk serangan atau pertahanan bisa dilakukan dengan cepat.

Anda hanya perlu rileks dan mampu mengatur lutut agar tetap fleksibel dengan bobot tubuh seimbang di kedua kaki.

Dalam Gerakan Shizen-tai sendiri ada beberapa variasi, diantaranya:

  1. Heisoku-dachi yaitu posisi waspada, siap, tidak resmi
  2. Musubi-dachi, yaitu posisi siap sambil telapak kaki terbuka.
  3. Hachiji-dachi, yaitu posisi kaki terbuka
  4. Uchi hachiji-dachi, yaitu posisi kaki terbuka terbalik.
  5. Heiko-dachi, yaitu posisi tubuh seimbang.
  6. Teiji-dachi atau huruf “T”.
  7. Renoji-dachi atau huruf “L”.
  8. Zenkutsu-dachi, yaitu posisi Kuda-kuda Depan.

Untuk melakukan gerakan ini secara benar, pastikan ada ruang yang cukup antara kaki yang depan dan kaki belakang.

Posisi pinggul sedikit diturunkan, kemudian lutut ditekuk kedepan.

Usahakan juga agar kaki belakang Anda lurus, perhatikan tampilan tetap di depan apakah itu posisi lurus ke depan atau di posisi hanmi.

Kuda-Kuda Zenkutsu-dachi

Zenkutsu-dachi
Karate Cosmos Wiki

Zenkutsu-dachi merupakan posisi kuda-kuda yang kuat dalam bergerak maju, posisi ini juga sangat efektif untuk digunakan bersamaan dengan kekuatan.

Umumnya kuda-kuda ini digunakan untuk menahan serangan yang datang dari arah depan, bahkan posisi kuda-kuda semacam ini juga kuat untuk melakukan serangan ke atas.

Kokutsu-dachi (Kuda-kuda Belakang)

Untuk melakukan gerakan ini dengan benar, Anda harus mempertahankan pinggul agar tetap rendah, tekuk lutut belakang dengan benar, dan rentangkan kaki ke depan.

Posisi (Kokutsu-dachi) ini cukup efektif serta kuat ke belakang dan sangat berguna dalam memblokir.

Sekali lagi, kuda-kuda jenis ini ideal sekali untuk memblokir serangan yang datang dari depan dan mengubahnya ke sikap depan untuk memberikan respons serangan secara langsung.

Hangetsu-dachi (Kuda-kuda Separuh Bulan)

Gerakan Dasar Karate Hangetsu-dachi
Martial Art

Hangetsu-dachi merupakan sikap dasar kuda-kuda karate yang merupakan gabungan dari Zenkutsu-dachi dengan Sanchin-dachi.

Dalam posisi ini kaki diposisikan hampir sama seperti dalam sikap depan namun jarak antara kaki hangetsu lebih pendek.

Teknik seperti ini hampir sama dengan sikap jam-kaca.

Posisi kuda-kuda (Hangetsu-dachi) sangat bagus, baik dimanfaatkan ketika menyerang ataupun bertahanan, namun cenderung digunakan untuk pertahanan.

Sanchin-dachi (Kuda-kuda Posisi Jam Kaca)

Teknik kuda-kuda seperti ini dilakukan dengan memposisikan kaki kanan yang ringan di belakang kaki kiri, sehingga garis horizontal akan menyentuh bagian belakang tumit kaki kiri dan bagian depan jempol kaki kanan.

Kedua lutut kembali membungkuk dan berbalik ke arah dalam sambil menjaga tubuh bagian atas agar tetap tegak lurus ke tanah serta perut bagian bawah.

Dengan posisi kuda-kuda (Sachin-dachi) otomatis posisi kaki akan relatif sempit, namun dapat membuat dasar yang kuat untuk teknik defensive.

Dari posisi seperti itu maka seorang karateka dapat dengan mudah pindah ke sikap lain dan menuju kesegala arah.

Intinya posisi ini, lutut dalam keadaan posisi menekuk ke dalam, sehingga mudah melakukan gerakan lanjutan kesegala arah.

(Shiko-dachi) Atau Teknik Kuda-kuda Posisi Persegi

Teknik Kuda-kuda Posisi Persegi
Martial Art

Sikap dasar kuda-kuda seperti ini dilakukan dengan kedua kaki mengangkang, atau kaki diputar keluar pada sudut 45 derajat, sedang pinggul diposisikan lebih rendah.

Kiba-dachi (Kuda-kuda Posisi Terbuka Lebar)

Kiba-dachi merupakan teknik kuda-kuda karate yang cukup kuat, teknik ini dilakukan dengan menekuk lutut, sambil menjaga tubuh bagian atas agar tegak lurus ke tanah sedang wajah menatap lurus ke depan.

Posisi kuda-kuda dasar seperti ini hampir sama layaknya seorang pria ketika menunggang kuda.

Teknik kuda-kuda Kiba-dachi dilakukan dengan mengangkan kedua kaki dengan kuat kearah samping.

Gerakan gerakan lain misalnya, empi-uchi (serangan siku) dan uraken-uchi (serangan belakang-kepalan tangan) dibebaskan dari posisi ini.

Gerakan Dasar Karate: Te-Waza Atau Teknik Tangan

Karate dikenal dengan tinjuannya yang sangat tajam, untuk pemula gerakan dasar karate (Sabuk Putih) diajari beberapa teknik tangan sebagai teknik dasar karate, diantaranya sebagai berikut:

Kaisho (tangan terbuka)

  1. Shuto yang berarti tangan pisau: ini merupakan gerakan menyerang dengan titik lengan atau kaki lawan. selain itu juga sangat efektif digunakan dalam serangan di sisi leher, pelipis, atau tulang rusuk lawan.
  2. Haito atau tangan bubungan: ini merupakan gerakan menggunakan sisi yang berlawanan dari tangan yang digunakan dalam shuto.
  3. Haishu artinya punggung tangan: gerakan ini dilakukan dengan menggunakan seluruh permukaan bagian belakang tangan untuk mengenai Haishu, untuk tangan bagian belakang terutama digunakan untuk memblokir.
  4. Kumade artinya tangan beruang: gerakan ini digunakan untuk memukul wajah baik secara langsung didorong ke depan ataupun menyapunya ke arah samping.
  5. Nukite: artinya tangan tombak, gerakan ini menggunakan ujung jari pada nukleit untuk menyerang titik antara mata, ketiak dan area lain yang rawan terhadap serangan.
  6. Washide: artinya tangan elang, gerakan pukulan ini berguna dalam serangan di tenggorokan lawan serta di beberapa titik penting lainnya.
  7. Keito: artinya pukulan pergelangan tangan atau kepalan tangan ayam, serang lengan pukulan atau ketiak lawan dengan mematuk lengan bagian bawah lawan.
  8. Seiryuto: artinya pukulan tangan rahang sapi, gerakan ini digunakan untuk memblokir atau menyerang dengan mendorong ke depan dan untuk menyerang wajah serta tulang selangka lawan.
  9. Kakuto: artinya pukulan pergelangan tangan tertekuk, gerakan ini efektif untuk menyerang lawan yang memukul ketiak, atau untuk mematahkan lengan bawah.
  10. Teisho: artinya pukulan dengan tumit telapak tangan, gerakan ini digunakan untuk menyikat lengan lawan untuk menyerang ke samping atau ke bawah dan juga menyerang dagu lawan.

Gerakan Dasar Karate (KEN) Pukulan Tangan Tertutup

Pukulan Tangan Tertutup
Pixabay
  1. Seiken: artinya pukulan mengepal kedepan, gerakan ini digunakan untuk meninju (tsuki) yang mengenai sasaran atau target bagian depan dari dua ruas jari yakni ruas jari tengah serta ruas jari telunjuk.
  2. Ura-ken: artinya kepalan kebelakang, untuk ura-ken ini bentuk tangan tetap seiken. Sementara bagian dari kepalan yang digunakan untuk menyerang adalah bagian belakang atau belakang kepalan, dan dibagian atas sisi jari telunjuk serta jari tengah digunakan untuk menyerang bagian sisi wajah atau tubuh.
  3. Kentsui: artinya pukulan mengepal seperti palu, pukulan ini juga disebut shutsui atau palu tangan, atau tettsui (palu besi). Gerakan ini mengepal seperti bentuk seiken, bagian yang digunakan adalah bagian bawah kepalan yang mengenai target. Caranya, lakukan serangan dengan snap atau cambuk atau sentakan.
  4. Ippon-ken: artinya pukulan dengan kepalan satu jari tajam, serangan ini menggunakan satu bagian jari telunjuk atau tengah yang lebih ditonjulkan ke depan dari bagian jari lainnya, tekan sisi lain dengan ibu jari untuk menguatkan. Pukulan jenis ini digunakan untuk menyerang hidung, bagian bawah hidung atau tulang rusuk lawan.
  5. Hira-ken: artinya kepalan ruas jari ke depan, pukulan ini dilakukan dengan menekuk semua jari hingga menyentuh telapak tangan. Kemudian Tekan dengan ibu jari Anda agar semakin kuat. Pukulan atau tinju ini lebih digunakan untuk menyerang bagian bawah hidung atau tulang rusuk lawan.

Empi Atau Hiji (Siku)

Empi merupakan sebutan untuk bagian lengan yang dipakai dalam serangan ini, atau memanfaatkannya sendiri untuk menyerang.

Jenis dari gekan ini juga ada beberapa variasi gerakan, diantaranya:

  1. Mae Empi-uchi (depan)
  2. Tate Empi-uchi (atas)
  3. Ishiro Empi-uchi (belakang)
  4. Otoshi Empi-uchi (bawah)
  5. Mawashi Empi-uchi (berputar)

Wan (lengan)

WAN atau lengan, umumnya digunakan untuk menangkis serangan, baik berupa serangan kaki ataupun tangan, berikut beberapa variasinya:

  1. Nai-wan (sisi dalam)
  2. Gai-wan (sisi luar)
  3. Hai-wan (sisi atas)
  4. Shu-wan (sisi bawah)

Ashi Waza (Teknik Dasar Kaki)

  1. Koshi atau bola kaki, tendangan ini menggunakan bagian dari kaki yang dikenal juga dengan josokutei (mengangkat telapak kaki). Tendangan ini digunakan dengan menyasar dada, perut dan pangkal paha, Ren Tobi-geri, Ren-geri, Mawashi-geri dan lain-lain.
  2. Sokuto: artinya tendangan pisau kaki, tendangan ini menggunakan bagian sisi yang diarahkan ke samping, beberapa variasinya diantaranya Sokuto Oase-uka, Ura Yoko-geri Keage, Ushiro-geri Keange, dan lain-lain.
  3. Kakato: artinya tendangan menggunakan tumit, sesuai namanya bagian dari kaki yang digunakan dalam tendangan yang diarahkan ke belakang adalah tumit, misalnya Yoko-geri Kekomi, Ura Yoko-geri Kekomi, Gyaku Mawashi-geri, dan lain-lain.
  4. Haisoku: artinya tendangan dengan punggung kaki. Beberapa variasi dari tendangan ini diantaranya Ashikubi Kake-uke, Gyaku Mikazuki-geri, Mawashi-geri dan lain-lain.
  5. Tsumasaki: artinya tendangan dengan ujung jari kaki, tendangan ini dapat digunakan dengan menyasar pangkal paha atau bagian tengah tubuh, contoh tendangan ini seperti Tsumasaki-geri.
  6. Hizagashira: tendangan menggunakan lutut.
  7. Ashi no ura: tendangan menggunakan bagian dalam telapak kaki.
  8. Kaikotsu: tendangan menggunakan tulang kering.

Teknik Dasar Karate: Geri (Tendangan)

Teknik Dasar Karate Geri (Tendangan)
toriqa.com

Gerakan dasar karate selanjutnya ada tendangan (Geri). Karate memiliki banyak teknik tendangan yang rata-rata mematikan.

Cara untuk melakukan teknik tendangan dalam karate langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

  1. Sebelum menendang, angkat lutut dari kaki yang akan digunakan setinggi mungkin dan sedekat mungkin ke dada. Selanjutnya tekuk lutut Lutut sambil memindahkan berat kaki ke pinggul.
  2. Umumnya cara menendang itu ada dua: 1) menggunakan kekuatan pegas lutut yang sepenuhnya ditekuk, ke- 2: dengan meluruskan lutut ditekuk, seperti gerakan menusuk.
  3. Hentakkan kedepan dengan pinggul dan pergelangan kaki, bisa ditambah atau diperkuat oleh kekuatan yang dihasilkan oleh pegas dan lutut.

Jenis Jenis tendangan dalam karate ada beberapa macam, diantaranya sebagai berikut:

  1. Mae Geri atau tendangan kedepan: tendangan ini mengambil bentuk tendangan (bouncy) atau pukulan sodokan lurus dengan sasaran ke arah depan.
  2. Usiro Geri atau tendangan kembali.
  3. Keage atau tendangan mengangkat.
  4. Kekomi atau tendangan menyodok.
  5. Yoko Geri, yaitu tendangan dari arah samping.
  6. Mawashi Geri yaitu menendang dengan kaki bagian atas.

Zuki (Pukulan)

Zuki juga merupakan teknik ( pukulan ) yang ada dalam beladiri karate yang juga dikenal dengan gerakan stroke. Bagi para karatedo, gerakan ini adalah yang paling penting untuk dipelajari.

Berikut ini jenis-jenis teknik stroke atau pukulan (Zuki) yang perlu Anda ketahui.

  1. Oi-zuki-chudan, yaitu pukulan yang mengarah ke hati atau perut.
  2. Agi-zuki yaitu pukulan yang menggunakan tangan bagian dalam, pukulan ini juga terlihat seperti agi-uke.
  3. Choku-zuki, yaitu pukulan yang menyasar ke perut sambi menggunakan kuda-kuda hachiji-dachi.
  4. Kage-zuki, yaitu pukulan dari arah samping seperti kata-kata Tekki Shodan.
  5. Tate-zuki, yaitu pukulan yang bentuknya hampir sama seperti uchi-ude-uke.
  6. Yama-zuki, yaitu pukulan ganda dengan kedua tangan.
  7. Morete-Hisame-Zuki, yaitu pukulan dengan menggunakan kedua tangan.
  8. Ura-zuki, yaitu pukulan dalam bentuk soto-ude-uke.
  9. Morete-zuki, yaitu meninju dan mendorong.
  10. Kisame-zuki, yaitu teknik pukulan yang diarahkan ke kepala tetapi tidak menginjak kaki.
  11. Gyaku-zuki, yaitu pukulan yang mengarah ke perut tampa diikuti langkah kaki.
  12. Oi-zuki-jodan, yaitu pukulan yang mengarah ke kepala.
  13. Uraken-uchi, artinya pukulan ke samping.

Teknik Dasar Karate: Uke (Tangkingan atau Elakan)

Teknik Dasar Karate Uke (Tangkingan atau Elakan)
SportRangers

Ada beberapa cara untuk melakukan teknik hindaran atau memblokir dalam teknik bela diri karate, diantaranya yaitu dengan menggunakan alat atau anggota tubuh yang ada, seperti tangan atau lengan dan tungkai atau kaki.

Secara umum, bantahan harus dilakukan ketika lawan mulai menyerang.

Maka dari itu, serangan lawan harus diperkirakan secara cermat.

Kadang kala ada keterbatasan ruang yang tersedia, maka pengelakan atau tangkisan yang diajukan di sini hanya tangkisan menggunakan lengan atau tangan saja (dan itupun hanya poin utama).

  1. Gedan barai, yaitu sapuan bawah, tangkisan ini memiliki banyak fungsi, yaitu sebagai sanggahan dasar dan sebagai jenis kesiapsiagaan dalam pelatihan dasar.
  2. Jodan age-ukalahe, yaitu garis angkat, bagian atas, ini adalah gerakan blok dasar yang digunakan untuk melumpuhkan serangan lawan pada bagian atas solar plexus dan kepala. Caranya, tutup dengan kuat dengan bagian luar lengan depan.
  3. Chudan ude-uke: artinya suatu tangkisan menggunakan lengan bagian tengah, soto uke yaitu tangkisan dari arah luar, Chudon ude-uke, soto-uke adalah bekas roda yang digunakan untuk mematahkan pukulan yang datang ke dada atau wajah, kemudian putar lengan lawan ke samping, membelokkannya dengan sisi luar pergelangan tangan.
  4. Morote-uke, yaitu dengan bentuk seperti morote-zuki).
  5. Juji-uke (bantahan menggunakan lengan bersilang).
  6. Shuto-uke (pedang dibelokkan).
  7. Uchi-ude-uke (garis tengah dari bawah ketiak).
  8. Soto-ude-uke (garis te tangkisan dari belakang telinga.
  9. Agi-ke atau undian atas.

Teknik Dasar Karate: Nage Waza (Bantingan)

Gerakan dalam bela dri karate sangat lengkap, tidak hanya kuda-kuda, pukulan, tendangan, atau pertahanan yang dipelajari, namun juga ada teknik bantingan karate atau disebut dengan nage waza.

Biasanya teknik ini dipakai atau digunakan ketika lawan posisinya dekat dengan Anda, beberapa teknik kickback yang digunakan termasuk fumi kiri, udewa, tsubamagaeshi, dan unshu geri.

Macam Macam Teknik Karate Tingkat Lanjut

Macam Macam Teknik Karate Tingkat Lanjut
Pixabay

Kumite Atau Pertarungan

Secara harfiah Kumite artinya “pertemuan tangan“, pada umunya praktisi Karate mengatakan bahwa kumite adalah teknik pertarungan atau perkelahian.

Sesuai dengan tingkatannya kumite dibagi menjadi:

  • Gohon kumite yang artinya pertarungan lima teknik,
  • Kihon ippon kumite artinya pertarungan satu teknik dasar.
  • Jiyu ippon kumite artinya peraturan bebas satu teknik dengan perjanjian.
  • Jiyu kumite artinya peraturangan bebas.

Untuk kumite yang dipertandingkan namanya adalah Shiai Kumite atau Kumite Pertandingan.

Dipertandingan arate sendiri ada beberapa peraturan yang dikenal antara lain:

  1. Peraturan pertandingan WKF (World Karate Federation).
  2. Peraturan pertandingan JKA (Japan Karate Association).
  3. Terakhir peraturan pertandingan Kyokushinkai Karate-do dengan sistem kumite full body contact.

Kata Atau Jurus

Selanjutnya teknik dasar dalam karate yaitu kata.

Menurut Gunawan (2007:21) kata merupakan peragaan jurus atau beberapa teknik gerakan dalam karate yang dilakukan sendiri atau beregu.

Kata sendiri secara harfiah artinya bentuk atau pola.

Didalam suatu teknik kata itu ada gabungan dari teknik-teknik kihon yang menjadi satu bentuk teknik yang indah dan dinamis.

Tidak sedikit yang menyatakan Kata merupakan ruhnya Karate.

Dari kata inilah kita bisa membedakan karakter dari beberapa aliran Karate yang ada.

Kata juga mengandung ajaran tentang prinsip bertarung, bahkan teknik-teknik rahasia yang dahsyat serta mematikan terkandung didalamnya.

Mayoritas gerakan Kata itu mengandung falsafah-falsafah hidup.

Beberapa hal penting dari kata yang mesti dipahami dan diterapkan oleh para praktisi Karate yaitu:

  1. Setiap kata memiliki terdiri dari sujumlah gerakan serta urutan teknik yang tetap.
  2. Tiap-tiap kata juga diawali dan diakhiri ditempat yang sama serta mengikuti garis peragaannya atau embusen.
  3. Dalam melakukan gerakan kata biasanya selalu diawali dan diakhiri dengan sikap hormat.
  4. Tiap-tiap kata mengandung irama gerak tertentu, sehingga setiap teknik perlu dihayati bahkan harus atau mutlak.
  5. Beberapa hal juga harus dikuasai oleh karateka, misalnya pada bentuk teknik yang benar, pengaturan napas, kekuatan dan ketajaman teknik, kelembutan, dan tinggi rendahnya kuda-kuda.

Dalam Kata ada yang namanya Bunkai, nah Bunkai ini adalah aplikasi yang dapat digunakan dari gerakan-gerakan dasar Kata.

Ok, mungkin cukup demikian pembahasan seputar gerakan dasar karate yang bisa saya tulis dan share kali ini untuk Anda semua, semoga bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

Tinggalkan komentar