Mengetahui Elemen Gerak Tari: Pembagian, Unsur & Penggunaannya

Kali ini kita akan membahas tentang elemen gerak tari, seni tari merupakan bagian dari kebudayaan Indonesia, mulai dari tari tradisional, kreasi hingga temporer.

Di Indonesia ini cukup banyak tarian yang telah menjadi ikon penting disetiap daerah, contohnya seperti tari Pandet asal Bali, tari Remo yang populer dari Jawa Timur, dan tarian Jawa Barat dengan Jaipongnya.

Sementara elemen dasar dalam gerak tari merupakan unsur pokok atau bagian penting dalam sebuah tarian yang turut menentukan hasil dari gerak tari secara keseluruhan.

Secara umum, elemen-elemen penyusun gerakan tari terbagi menjadi 3, ada ruang, waktu dan tenaga.
Ketiga elemen ini saling membutuhkan dan saling melengkapi.

Namun dalam ke-3 elemen tersebut masih ada penyusun unsur lainnya serta fungsi dalam penggunaannya, selengkapnya kita akan bahas lebih detail dibawah ini.

Pengertian Elemen Gerak Tari

Pengertian Elemen Gerak Tari
toriqa.com

Kita tau bahwa yang namanya mahkluk hidup setiap hari melakukan gerak, gerak merupakan ciri utama dari kehidupan, gerak juga dilakukan oleh mahkluk hidup dalam mengisi ruang dan waktu.

Nah, pada saat mahkluk hidup bergerak tentunya memerlukan tenaga, jadi ruang, waktu, dan tenaga tidak dapat dipisahkan dari gerak.

Setiap tari memiliki ragam gerak berbeda tetapi memiliki kesamaan yaitu gerak membentuk ruang, membutuhkan waktu, dan tenaga dalam melakukan gerak tersebut.

Substansi atau elemen dasar tari adalah gerak itu sendiri.

Nah disini kita membahas tentang gerakan pada tari, tentu gerakan pada tari akan berbeda dengan gerak yang dilakukan sehari-hari.

Gerakan dalam tarian dilakukan secara ritmis serta mempunyai makna, sementara gerakan biasa dalam keseharian lebih pada menekankan terhadap gerak yang fungsional.

Menurut Soedarsono, salah seorang pakar tari di Indonesia mengatakan bahwa tari merupakan ekspresi dari jiwa manusia yang diwujudkan melalui gerak-gerak yang ritmis dan indah.

Pengertian dalam hal ini mengandung makna bahwa tari terdiri dari gerak ritmis, merupakan ungkapan ekspresi, dan memiliki keindahan gerak dalam sebuah peng-aplikasian.

Elemen Dasar Dalam Gerak Tari

Elemen dasar gerak tari adalah unsur pokok atau bagian penting di dalam tari yang turut menentukan hasil dari gerak tari secara keseluruhan.

Secara umum, terdapat 3 unsur pokok yang menjadi elemen dasar gerak tari, yakni: mencakup ruang, waktu, dan tenaga.

Elemen Ruang

Unsur unsur elemen ruang tari
toriqa.com

Berdasarkan levelnya, elemen gerak tari pertama ada ruang.

Jika kita melakukan gerakan di tempat tanpa berdiri, itu berarti kita melakukan gerak di ruang pribadi, sementara jika kita melakukan gerakan dengan berpindah tempat maka itu berarti kita melakukan gerak di ruang umum.

Gerakan apapun yang dilakukan dalam suatu ruang bisa saja dilakukan secara sendiri, berpasangan maupun berkelompok, ruang merupakan salah satu unsur pokok yang menentukan terwujudnya suatu gerak.

Sangat tidak mungkin jika suatu gerak lahir tanpa adanya ruang, karena setiap gerak yang dibuatnya mempunyai desain ruangan dan berhubungan dengan benda-benda lain dalam dimensi ruang serta waktu.

Maka dari itu, dalam hal ini penari semata-mata dapat bergerak atau menari karena adanya ruang.

Untuk jenis ruang sendiri terbagi menjadi 2 macam, yaitu Ruang yang diciptakan penari, dan Ruang tempat dimana penari tersebut melakukan gerakannya.

Dalam penjabarannya, elemen dasar ruang adalah sebagai berikut:

  1. Posisi, merupakan arah dalam gerakan tari, dimana penari memposisikan dirinya berhadapan dan juga arah gerak (ke depan muka, ke belakang, sudut kanan-kiri dan samping kanan-kiri).
  2. Level atau Tingkatan Gerak.
  3. Jangkauan dari gerak penari.

Jadi hubungan antara ruang dan gerak adalah suatu hubungan yang saling berkaitan, gerak tidak akan lahir tanpa adanya ruang.

Penari bisa membawakan tariannya tentu saja karena adanya ruang, baik ruang yang diciptakan penari, ruang pentas maupun tempat melakukan gerak.

Selain penjelasan di atas, dalam elemen dasar tari yang pertama ini, ada juga yang disebut dengan level atau tingkatan gerak.

Berikut uraiannya :

  1. Level Atas : Gerakan yang dipertunjukkan oleh penari dengan menampilkan beragam penampilan mulai dari posisi kaki menjinjit, kaki tetap menjinjit hingga dengan gerakan – gerakan tari yang lain nya seperti lompat dan sebagainya.
  2. Level Sedang : Level sedang akan tercipta pada saat penari mulai menunjukkan gerakan sambil duduk.
  3. Level Rendah : Gerakan tarian yang muncul ketika posisi berdiri dan posisi kaki sedikit menekuk hingga posisi kaki bisa di luruskan kembali.

Dalam gerakan tari, posisi adalah aspek ruang yang mutlak ada dalam elemen tari yang mana posisi ini akan menunjukkan arah hadap dan juga arah gerakan yang dilakukan oleh penari.

Berikut ini contoh arah hadap yang di lakukan oleh para penari ketika sedang melakukan gerakan tari:

  • Arah kedepan muka.
  • Arah kebelekang.
  • Arah Sudut Kanan dan Sudut Kiri.
  • Arah Samping Kanan dan Samping Kiri.

Selain arah hadap yang di lakukan oleh para penari, ada juga arah gerak yang di lakukan dalam pementasan tari. Maksud dari arah gerak yang dilakukan para penari bisa kita jabarkan menjadi beberapa arah gerak, diantaranya sebagai berikut:

  • Arah Maju dan Mundur.
  • Arah Kesamping Kanan dan arah Samping Kiri.
  • Arah Zig – Zag.
  • Arah Berputar yang searah dengan Jarum Jam.

Lihat disini untuk mengetahui tarian daerah Jawa Tengah. / Contoh Tari Tunggal dan Contoh Tari Berkelompok.

Elemen Waktu

Elemen ruang dan wantu dalam tari
toriqa.com

Waktu merupakan kebutuhan khusus dalam melakukan gerak baik gerak estetis maupun gerak fungsional.

Gerak fungsional itu misalnya seperti berjalan menuju ke sekolah, maupun gerakan ditempat tentu membutuhkan waktu.

Waktu yang dibutuhkan bisa bervariasi, jika jarak yang ditempuh dekat maka waktu yang dibutuhkan lebih sedikit dibandingkan dengan jarak yang jauh.

Waktu juga bisa di kondisikan, misal Jika jarak yang jauh ingin sama cepatnya dengan jarak yang dekat tiba di tempat, maka gerak yang dilakukan haruslah menggunakan kecepatan dua kali lipat atau tiga kali lipat dari jarak yang dekat.

Pada prakteknya, elemen yang tergabung dalam waktu terbagi menjadi 2 jenis unsur, yaitu :

  • Tempo: yaitu waktu yang di dibutuhkan oleh penari dalam menampilkan tarian sampai dengan selesai, mulai dari tari lambat hingga cepat, dengan berbagai variasi gerakan hingga tercipta sebuah irama gerak.
  • Irama: merupakan bagian juga dari waktu yang digunakan untuk menyelesaikan gerak yang berkaitan dengan tempo dan dinamika, yakni cepat ke sedang / sedang ke cepat / lambat ke cepat.

Perbedaan antara cepat dan lambat dalam sebuah gerakan tari berhubungan dengan tempo.
Jadi, tempo adalah kecepatan maupun lambatnya gerakan yang dilakukan.

Salah satu fungsi tempo dalam gerak tari adalah untuk memberikan kesan dinamis sehingga tarian lebih enak untuk dinikmati.

Elemen waktu juga berkaitan dengan ritme lingkungan dan ritme tubuh itu sendiri.

Gerakan tari yang dilakukan dalam waktu sedang, cepat ataupun lambat akan memberikan variasi dan juga daya hidup pada sebuah tarian.

Unsur waktu erat kaitannya dengan unsur irama yang memberi nafas sehingga tampak hidup.

Jadi hubungan antara tempo, gerak dan juga waktu akan memberikan kesan dinamis dalam sebuah gerakan tari sehingga gerakan lebih menarik untuk dinikmati.

Tempo juga sangat penting untuk menghidupkan suatu tarian karena biasanya tempo dalam sebuah tarian sering berubah-ubah sesuai dengan pesan-pesan yang ingin di ungkapkan oleh si pencipta tari.

Waktu adalah cepat lambatnya gerakan yang dilakukan oleh penari.

Konsep tenaga terdiri dari berat dan energi gerak yang berhubungan dengan ruang.

Tenaga ialah pengendalian atas energi yang diekspresikan secara kontras dalam sebuah perubahan yang dinamis (cepat lambat, tinggi rendah, keras lembut).

Jadi, beberapa faktor yang berkaitan dengan penggunaan tenaga adalah intensitas, tekanan dan juga kualitas.

Elemen Tenaga

Macam macam elemen gerak tari
toriqa.com

Pembagian elemen gerak tari yang ke-3 yaitu elemen tenaga.

Ketika seorang penari mulai berdiri di atas punggung diatas kedua temannya, maka tentu tenaga yang digunakan oleh penari untuk menahan temannya tentu lebih besar dibandingkan dengan yang berdiri di atas punggung.

Kekuatan tenaga yang menahan temannya bertumpu pada kedua kakinya.

Tenaga yang dikeluarkan oleh kedua penari yang berusaha menahan temannya akan semakin kuat jika mereka berjalan secara berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

Penggunaan tenaga dalam gerak tari meliputi 3 hal, yaitu:

  1. Intensitas: hal ini berkaitan dengan kuantitas tenaga dalam tarian yang menghasilkan tingkat ketegangan gerak.
  2. Aksen: aksen dalam tarian muncul pada saat melakukan gerakan yang dilakukan secara tiba-tiba dan kontras.
  3. Kualitas: merupakan cara penyaluran maupun penggunaan tenaga, apabila gerak yang dilakukan mengandung intensitas yang tinggi, tentu saja membutuhkan tenaga yang kuat, begitu juga sebaliknya, gerak dengan intensitas rendah membutuhkan tenaga yang cenderung lebih sedikit dan begitu juga sebaliknya.

Elemen seni tari juga terdiri dari tenaga, maksudnya adalah pengaturan dan pengendalian dari tenaga pada saat melakukan pergerakan tari,hal ini penting karena akan menjadi kunci utama yang harus dimiliki dan dikuasai oleh para penari.

Tujuannya agar para penari bisa lebih mudah dalam melakukan beragam gerakan tari dan juga hasil tarian nya bisa lebih kreatif sehingga akan mampu menunjukkan hasil tarian yang indah.

Tenaga adalah salah satu kekuatan yang akan memberikan :

  • Pengawakan.
  • Pengendalian.
  • Menghentikan Gerak.

Fungsi Tenaga dalam Elemen Tari

Tenaga dalam elemen tari sangat penting, karena tanpa tenaga, tidak mungkin dapat dihasilkan gerak yang baik.

Tenaga juga berperan penting dalam :

  • Mengawali: Penari akan mengawali penampilan tariannya sesuai dengan karakter yang terdiri dari kekuatan penuh, lembut, ringan dan siap berpose ditempat.
  • Mengendalikan: atau pengaturan (control) gerak, penari mengatur tenaganya dari awal pertunjukan hingga selesai.
  • Menghentikan Gerak: adalah upaya penutupan, dimana penari akan menutup tarian dengan tenaga yang tersisa tampa menampakkan kesan terengah- engah atau kelelahan.

Dalam hal ini misal, jika anda menggerakkan tangan ke depan ataupun ke belakang dalam menari massal, supaya dapat menampilkan gerakan yang seragam maka tenaga yang digunakan harus seragam pula, yaitu agar ayunan bisa sama.

Selain itu, penggunaan atau pemanfaatan tenaga yang maksimalkan untuk menciptakan gerakan oleh setiap penari tentu akan menambah kesan dinamis dalam sebuah gerakan tari.

Contoh Elemen Tari

Dengan keberagaman budaya yang menunjukkan kekayaan yang dimiliki Negara Nusantara ini, maka tak herah jika gerakan tarian pun juga sangat beragam dengan keunikan dan ciri khasnya tersendiri.

Gerakan tari antara satu suku dengan suku lainnya punya daya tarik yang berbeda-beda, keanekaragaman ini merupakan kekayaan budaya sebagai hasil cipta karsa para leluhur dan seniman bangsa.

Contoh Elemen Tari
toriqa.com

Contoh gerakan tari bisa kita lihat pada gambar diatas dimana penari diangkat ke atas. Dalam gambar tersebut memberi kesan bahwa tenaga yang digunakan lebih kuat karena gerak yang dilakukan merupakan simbolik dari gerak orang yang terbang.

Macam Macam Pola lantai gerak tari
toriqa.com

Sementara dalam gambar seperti di atas kita bisa melihat tentang ragam gerak tari yang membentuk garis lengkung, gerak melengkung memberi makna kedinamisan dan keberlanjutan.

Fungsi Tenaga dalam Elemen Tari.
toriqa,com

Pada gambar diatas menunjukkan gerak tari dengan kesan tenaga kuat dan kesan ruang yang lurus, yaitu kelompok tari Saman.

Pada jenis tari diatas, tenaga yang digunakan sangat besar karena gerakan yang dilakukan sangat dinamis dan cenderung cepat.

Tari Saman sendiri tumbuh dan berkembang di daerah Aceh. Tarian ini tentu punya sisi keunikan yang mana dalam pertunjukannya diiringi dengan nyanyian yang berisi pujian terhadap Tuhan Yang Maha Esa oleh para penarinya.

Dan kita juga patut bangga pada salah satu tarian yang satu ini,karena tarian Saman tidak hanya dikenal di daerah Aceh maupun di Indonesia saja, namun sudah mendunia.

Kesimpulan Tentang Pemahaman Elemen Gerak Tari

Berdasarkan materi yang telah dijelaskan, dapat di simpulkan bahwa gerak tari terdiri dari ruang, waktu, dan tenaga.

Kita juga bisa mendeskripsikan secara singkat sebagai berikut:

  • Ruang: dalam gerak merupakan efek yang ditimbulkan akibat gerak yang dilakukan.
  • Waktu: dalam gerak merupakan satuan irama dari gerak yang dilakukan.
  • Tenaga: dalam gerak merupakan satuan.
  • kekuatan yang dikeluarkan dalam melakukan gerak.

Tinggalkan komentar