Contoh Struktur Organisasi Sekolah

Contoh Struktur Organisasi Sekolah [SD, SMP, SMA] + Tupoksi & Tugasnya

Artikel ini akan membahas seputar contoh struktur organisasi sekolah berikut tugas – tugas berdasarkan jabatannya.

Jika Anda sedang mencari contoh struktur organisasi sekolah, artikel berikut akan menampilkan contoh bagannya sekaligus detail dari masing-masing bagian yang ada pada struktur tersebut.

Setiap sekolah mulai dari taman kanak-kanak sampai SMA pastinya memiliki struktur organisasi sekolah, agar sekolah bisa tersistem dan segala hal/kegiatan bisa rapi. Contohnya ada di bawah ini.

Contoh Struktur Organisasi Sekolah

Komite Sekolah

Komite sekolah adalah lembaga mandiri yang ada di lingkungan sekolah (bukan milik pemerintah atau perusahaan tertentu).

Secara garis besar, peran atau fungsi komite sekolah adalah sebagai berikut:

  • Membantu memberikan saran, arahan, dukungan, sarana prasarana, dan segala hal yang bisa meningkatkan pelayanan dan mutu sekolah.
  • Menjalin kerja sama dengan masyarakat guna meningkatkan nama baik sekolah.
  • Menjalin kerja sama dengan organisasi atau badan usaha lain yang bersedia untuk membantu komite meningkatkan mutu sekolah.
  • Menggalang dana pada event tertentu.
  • Mengawasi serta melakukan evaluasi rutin terhadap berbagai program, kebijakan, aturan, dan organisasi sekolah.

Kepala Sekolah

Contoh Struktur Organisasi Sekolah
toriqa.com

Jabatan tertinggi dalam contoh struktur organisasi sekolah di atas adalah kepala sekolah, yang berarti kepala sekolah adalah bagian terpenting di dalam suatu sekolah.

Pada dasarnya, kepala sekolah adalah sarjana pendidikan, atau yang sebelumnya juga seorang guru, yang kemudian ditunjuk dan diberi amanah untuk menjadi pemimpin sekolah.

Tugas utama seorang kepala sekolah adalah sebagai penanggung jawab seluruh aktivitas dan kegiatan yang ada di sekolah.

Selain itu, berikut beberapa fungsi serta tugas kepala sekolah yang lain:

  • Berperan sebagai leader (pemimpin) yang bijaksana, adil, dan jujur.
  • Bertanggung jawab untuk menjaga nama baik sekolah.
  • Sebagai pengedukasi (educator) yang harus memikirkan strategi terbaik untuk menciptakan sekolah yang kondusif, baik, dan maju.
  • Berperan juga sebagai perencana, pengendali, serta pelaksana dalam organisasi sekolah.

Untuk lebih jelasnya tentang tugas pokok kepala sekolah, lihat di pembahasan sebelumnya.

Waka Humas (Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat)

Dalam contoh struktur organisasi sekolah, bagian ini memiliki tanggung jawab atas jalinan kerja sama sekolah dengan masyarakat, perguruan tinggi, atau bidang industri lainnya.

Berikut detail tugas pokok serta fungsi Waka Humas sekolah yaitu:

  • Menyusun anggaran dan program kerja Humas.
  • Memetakan DI/DU.
  • Mengurus fasilitas komite dan warga sekolah.
  • Penanggung jawab segala kegiatan yang berhubungan dengan promosi sekolah.
  • Mendampingi dan membantu komite sekolah untuk meningkatkan mutu sekolah.
  • Mengkoordinasikan ujian sekolah dan pelaksanaan prakerin (praktek kerja industri).
  • Menyetujui/menolak proposal kerja sama dari industri/perguruan tinggi.
  • Mengurus Bursa Kerja Khusus.
  • Sebagai pengarah siswa sebelum melakukan prakerin, dan menyelesaikan masalah yang mungkin terjadi selama prakerin.

Waka Kurikulum

Waka kurikulum adalah wakil kepala sekolah bidang kurikulum, yang memiliki beberapa tugas serta fungsi penting, yaitu seperti berikut:

  • Bertanggung jawab dalam pengarsipan berbagai dokumen kurikulum sekolah dan kurikulum nasional.
  • Bertugas untuk merancang program pembelajaran siswa per semester dan per tahun.
  • Merancang kalender pendidikan.
  • Merancang jadwal dan program UAS dan UAN.
  • Mengatur tugas mengajar para guru di sekolah tersebut.
  • Membuat kriteria tentang siswa yang bisa naik kelas, yang bisa mengikuti ujian, serta yang bisa lulus.
  • Mengatur agenda pembagian raport siswa, STK, dan ijazah.
  • Mengecek daftar absen dan hadir guru secara rutin.
  • Bertanggung jawab atas persediaan alat KBM, seperti papan tulis, penggaris, spidol, penghapus papan tulis, kapur tulis, buku absensi siswa, dll.
  • Membuat program kegiatan belajar mengajar (KBM), serta menganalisis seluruh mata pelajaran.
  • Mengatasi/memecahkan masalah yang dapat mempengaruhi KBM.
  • Menyediakan contoh format RPP untuk para guru.

Waka Sarpras (Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana)

Orang yang menjabat sebagai waka ini biasanya dipilih langsung oleh kepala sekolah, dan memiliki tugas pokok seperti berikut ini:

  • Mendata inventaris sekolah, serta menganalisis kebutuhan sarana prasarana sekolah.
  • Mengawasi penggunaan sarana dan prasarana di sekolah.
  • Melakukan koordinasi rutin dengan waka lain atau unit lain dalam rangka hal sarana dan prasarana.
  • Mengawasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (APBS) di bidang sarana prasarana.
  • Mengatur atau merencanakan pemeliharaan ruangan, halaman sekolah, atau gedung sekolah.
  • Mengkoordinir pelaksanaan 7k bersama dengan waka kesiswaan.
  • Membuat laporan rutin tentang pelaksanaan tugas-tugasnya, lalu menyerahkannya kepada kepala sekolah.
  • Berhubungan dan bekerja sama dengan komite sekolah di bidang sarana prasarana.

Waka Kesiswaan

Fungsi dan manfaat struktur organisasi sekolah
toriqa.com

Sesuai namanya, waka kesiswaan adalah orang yang memiliki tanggung jawab dalam bidang kesiswaan, yang secara otomatis juga bertugas untuk membantu memaksimalkan KBM.

Berikut ini rincian tugas serta fungsi Waka Kesiswaan yang perlu kita tau:

  • Membuat dan mengawasi program OSIS.
  • Memberikan arahan, bimbingan, serta mengendalikan segala kegiatan dalam OSIS agar sesuai dengan peraturan dan kebijakan sekolah.
  • Secara rutin menyusun jadwal dan program pembinaan siswa.
  • Menjadi pembina sekaligus ikut melaksanakan program 7K di sekolah (kesehatan, keamanan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan kerindangan, dan kebersihan).
  • Sebagai orang yang memilih siswa-siswi berprestasi untuk mengikuti lomba dan siswa-siswi teladan untuk menerima beasiswa.
  • Mengurus siswa/i yang pindah sekolah.
  • Menyusun serta mengawasi segala kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Baca juga: Hak dan Kewajiban Siswa di Sekolah

Kepala Kompetensi Keahlian

Bagian mencakup Ka.Kom TKJ, Ka.Kom SSM, Ka.Kom ATU, dan Ka.Kom MM. Meskipun ahli di bidang yang berbeda, tapi secara garis besar, kepala kompetensi keahlian memiliki tugas yang sama yaitu:

  • Membuat program kerja serta mengkoordinasikannya sesuai dengan keahlian yang dimiliki.
  • Membuat sasaran/tujuan yang perlu diraih dari praktik, pengelolaan, dan pembelajaran di bidang keahlian masing-masing.
  • Membuat data tentang kebutuhan alat atau perlengkapan di masing-masing program keahlian.
  • Membantu waka kurikulum dalam membuat agenda praktikum dan pembelajaran sesuai bidang masing-masing.

Guru

Guru adalah orang yang akan memberikan pengetahuannya kepada para murid untuk membantu mereka mempelajari hal-hal baru tentang kelompok mata pelajaran tertentu.

Guru memainkan peran penting dalam membentuk generasi penerus bangsa. Guru bertindak sebagai teladan, mentor, pengasuh, sekaligus penasihat anak-anak selama di sekolah.

Meski profesi ini kadang dipandang sebelah mata dan berada di urutan bawah pada contoh struktur organisasi sekolah, tapi guru dapat memberi pengaruh besar pada kehidupan siswa.

Tugas dan fungsi guru disekolah meliputi:

  • Mengajar siswa berdasarkan pedoman kurikulum nasional dalam bidang mata pelajaran tertentu yang dikuasai.
  • Mendukung tim kepemimpinan untuk melaksanakan rencana pengembangan sekolah.
  • Menilai dan melaporkan perilaku siswa.
  • Merencanakan, mempersiapkan dan menyampaikan pelajaran.
  • Mendorong partisipasi siswa dalam pelajaran dan dalam kegiatan lain di sekolah
  • Mengambil bagian dalam peluang untuk meningkatkan pembelajaran yang efisien dan untuk pengembangan profesional berkelanjutan.
  • Memberikan bimbingan pendidikan dan sosial kepada siswa.
  • Memastikan standar kualitas tertinggi dan menerapkan metode pengajaran paling mutakhir.
  • Menghadiri dan mengikuti rapat staf untuk mendukung kelancaran dan administrasi sekolah.
  • Bekerja sama dengan orang tua/wali murid untuk membantu para siswa agar lebih semangat belajar.

Kepala TU (Tata Usaha)

Fungsi dan tugas tata usaha
toriqa.com

Bagian ini kadang disebut juga dengan “Administrator Pendidikan”, yang tanggung jawabnya meliputi berikut ini:

  • Mengelola anggaran dan memastikan sistem keuangan diikuti dengan benar/sesuai prosedur dan berbasis TIK.
  • Mengawasi pencatatan keuangan.
  • Bertugas membuat program kerja TU.
  • Melaksanakan administrasi kesiswaan, kepegawaian, kurikulum, humas, dan sarana prasarana sekolah.
  • Membuat dan menyimpan berbagai dokumen sekolah (formulir, surat, proposal, dll.).
  • Mengurus daftar gaji staf dan guru di sekolah.
  • Menyusun laporan keuangan per bulan, per semester, dan tahunan.

Lihat juga jeni jenis surat resmi dan cara membuat suratnya.

Manfaat Struktur Organisasi Sekolah

Setelah mengetahui tentang komponen dari struktur organisasi sekolah, berikut tugas-tugasnya, lalu apa manfaat dibentuknya struktural sekolah?

Manfaat struktur organisasi sekolah tentu sangat penting sekali agar tugas serta fungsi dari setiap komponen yang tercantum dalam struktur tersebut bisa terlihat jelas dan semuanya sama sama tau.

Dengan dibentuknya struktural sekolah, maka akan terlihat siapa yang memimpin dan siapa yang dipimpin.

Dan tentunya semua sudah punya tanggung jawab yang besar untuk melaksanakan apa yang menjadi tugas pokok berdasarkan jabatan apa yang dipegang dalam struktur organisasi tersebut.

Contoh Struktur Organisasi Sekolah TK

Contoh Struktur Organisasi Sekolah TK
toriqa.com

Contoh Struktur Organisasi Sekolah SD

Contoh Struktur Organisasi Sekolah SD
toriqa.com

Contoh Struktur Organisasi Sekolah SMP

Contoh Struktur Organisasi Sekolah SMP
toriqa.com

Contoh Struktur Organisasi Sekolah SMA / SMK

Contoh Struktur Organisasi Sekolah SMA SMK
toriqa.com

Meskipun memiliki tingkatan yang berbeda, misalnya SD dan SMA, tapi secara keseluruhan struktur organisasi sekolah adalah sama, yaitu seperti pada contoh struktur organisasi sekolah di atas.

 

Tinggalkan komentar