Cari Contoh Slip Gaji? Yuk Intip 7 Komponen Penting Di Dalamnya!

Meminta slip gaji pada perusahaan merupakan hal setiap karyawan. Dokumen tersebut bisa dibagikan dalam bentuk hard file maupun soft file. Namun apapun bentuknya, slip gaji perlu mengandung beberapa informasi dasar. Bagi anda yang sedang cari contoh slip gaji, yuk intip format komponennya sebagai berikut!

contoh slip gaji perusahaan

Baca Juga: Contoh Usaha Kecil Kecilan [ Kiat Sukses Membangun Usaha Dari Nol ]

Komponen Penting Dalam Slip Gaji

  1. Nama Perusahaan

Data pertama yang harus ada di dalam slip gaji adalah nama perusahaan dimana karyawan tersbeut bekerja. Nama perusahaan ini biasanya berada di bagian pembuka atau kop dokumen. Untuk format detailnya, setiap perusahaan memiliki style yang berbeda beda. Namun pasti ada informasi yang menyatakan bahwa perusahaan tersebut lah yang mengeluarkan slip gaji orang yang bersangkutan. 

  1. Menyatakan Kerahasiaan Dokumen

Slip gaji seseorang bisa diakses oleh pihak HR dan karyawan yang bersangkutan. Setiap karyawan tidak memiliki kewenangan untuk meminta slip gaji temannya yg lain. Di dalam slip gaji pun akan tertulis bahwa data yang ada di sana sifatnya rahasia atau confidential sehingga tidak dapat disebarluaskan, termasuk oleh orang yang bersangkutan.

Slip gaji yang anda terima tidak boleh anda bocorkan kepada orang lain tanpa maksud yang jelas. Informasi kerahasiaan ini posisinya lumayan penting sehingga ada di setiap contoh slip gaji . Namun kasusnya akan menjadi tidak bermasalah jika anda memberikan slip gaji tersebut saat hendak mengurus sesuatu. 

  1. Data Diri Karyawan

Setiap slip gaji yang akan diberikan oleh pihak HR akan memuat beberapa data penting seputar karyawan yang bersangkutan. Adapun beberapa data yang dimaksud adalah Nama, NIP, posisi, golongan, dan NPWP. Data tersebut akan menjadi penanda bahwa memang slip gaji yang diberikan memang benar merupakan milik pegawai yang bersangkutan. 

Sejatinya data yang di dalam slip gaji tidak diinput secara manual, sehingga kesalahan yang ada di sana pasti terjadi akibat adanya kesalahan data di sistem yang lain. Anda perlu melihat apakah data yang tertulis di sana sudah benar atau belum. Data yang bermasalah jug akan menyebabkan slip gaji tidak valid untuk digunakan sebagai kelengkapan dokumen yang lain. 

Baca Juga: √9 Peluang Usaha Modal 10 Juta [ Langkah Cerdas Membangun Usaha ]

  1. Besarnya Gaji Dan Potongan

Yang namanya slip gaji pasti menerangkan jumlah gaji karyawan yang bersangkutan dan berapa besarnya potongan yang diambil dari gaji tersebut. Beberapa informasi terkait dengan besarnya pendapatan dalam contoh slip gaji adalah gaji pokok, tunjangan, dan insentif. Sedangkan potongannya adalah asuransi BPJS, utang karyawan, dan iuran keanggotaan.  

Setiap perusahaan memiliki jenis postingan yang berbeda beda. Namun beberapa komponen yang disebutkan tadi adalah yang paling umum dan mendasar. Besarnya potongan pun sudah ditetapkan oleh setiap perusahaan sesuai dengan kebijakan yang ada. Alasan inilah yang membuat anda yang merupakan pegawai baru perlu meminta slip gaji di bulan pertama atau kedua bekerja. 

  1. Keterangan Lengkap Pembayaran

Komponen kelima yang tidak kalah penting untuk berada di dalam slip gaji adalah keterangan lengkap seputar pembayaran. Informasi yang termasuk dalam komponen ini adalah berapa besarnya penghasilan tahun berjalan yang kemudian belum dikenai oleh pajak. Selain itu, ada juga indikasi tentang penghasilan tahun berjalan yang sudah dikurangi oleh pajak. 

Bahkan akan dimuat pula nama bank yang digunakan oleh perusahaan untuk menyalurkan gaji karyawannya. Informasi ini sifatnya berupa tambahan sehingga tidak semua perusahaan memasukkannya. Kendati demikian, sejatinya poin dalam contoh slip gaji ini tidak kalah penting agar dokumen menjadi lebih informatif saat dibaca.

  1. Tandatangan Pihak Yang Berwenang

Setiap perusahaan pasti memiliki bendahara atau setidak nya pihak HR yang berwenang untuk memberikan slip gaji pada karyawan yang bersangkutan. Agar dokumen tersebut lebih valid, maka diperlukan tanda tangan atau setidaknya cap dari pihak HR atau bendahara. Tantangan tersebut ikut memperkuat fakta bahwa data yang ada 100% benar. 

Di bagian atas tanda tangan akan ditulis kapan keluarnya slip gaji tersebut. Beberapa lembaga termasuk bank biasa meminta slip gaji mulai dari tiga bulan terakhir bagi nasabahnya yang hendak melakukan kontrak peminjaman dana. Lantas bukanya data slip gaji selalu sama? Jawabannya tidak apalagi saat orang yang bersangkutan naik jabatan.

  1. Nama Pihak Yang Mengeluarkan Slip Gaji

Selain tanda tangan, komponen penting yang tidak boleh ketinggalan adalah nama dari orang yang bersangkutan. Nama tersebut diletakkan di bagian bawah tanda tangan beserta gelar. Sejatinya nama terang dan tanda tangan ini sudah satu paket sehingga contoh slip gaji akan terlihat aneh jika ada salah satunya yang hilang. 

Apabila anda menerima slip gaji dengan komponen yang tidak lengkap, anda bisa meminta pihak yang berwenang untuk menambahkan pernyataan yang dibutuhkan. Ada kalanya slip gaji akan digunakan untuk kepentingan tertentu yang didalamnya sudah ada pokok informasi yang diminta. Anda bisa mengkomunikasikan hal ini pada HR agar mendapat solusi. 

Tinggalkan komentar