Mengenal 6+ Cara Budidaya Labu Air Terlengkap Hingga Panen!

Cara Budidaya Labu Air

Cara Budidaya Labu air – juga dikenal sebagai calabash, adalah buah tropis yang berasal dari Asia Tenggara dan telah dibudidayakan di seluruh dunia. Labu air sangat populer karena bisa dimakan utuh-matang atau mentah-dan bentuk unik cangkangnya membuatnya sempurna untuk membuat mangkuk, cangkir, dan peralatan.

Labu air sangat bagus untuk cuaca panas karena merupakan isolator yang sangat baik; satu buah labu air dapat menjaga es tetap beku hingga 3 hari! Labu air membutuhkan banyak kesabaran saat tumbuh tetapi memberi Anda hadiah dengan buah lezat yang akan disukai tamu Anda.

Labu air berasal dari Asia Tenggara, sekarang sedang dibudidayakan di seluruh dunia

Labu air, juga dikenal sebagai labu siam atau mirliton, adalah tanaman tropis. Tanaman ini termasuk dalam keluarga Cucurbitaceae bersama dengan labu populer lainnya seperti mentimun dan zucchini. Tanaman ini memiliki beberapa kegunaan termasuk makanan, obat-obatan dan dekorasi.

Baca Juga: 5+ Cara Menanam Buah Pir Terlengkap Agar Cepat Berbuah

Labu air cocok untuk lingkungan yang cerah dan tanah lempung tanah liat, dengan tekstur gembur dan permeabilitas air yang baik

Labu air adalah tanaman merambat abadi yang memerlukan cuaca tropis atau subtropis untuk pertumbuhan optimal. Tanaman ini bisa ditanam di dalam ruangan, tetapi Anda harus ingat bahwa benih tidak akan menghasilkan tanaman dewasa kecuali jika terpapar suhu di atas 65 ° F (18 ° C).

Labu air tumbuh dengan baik di tanah lempung liat dengan permeabilitas air yang baik, dan membutuhkan paparan sinar matahari penuh.

Waktu tanam labu air adalah di awal musim semi, sekitar 4 sampai 6 minggu sebelum hujan musim semi dan kenaikan suhu tinggi

Labu air adalah tanaman musim panas, dan menyukai cuaca hangat. Labu air adalah tanaman merambat yang perlu ditopang oleh tiang atau kawat. Labu air juga membutuhkan banyak air, jadi pastikan Anda memberi mereka cukup air saat mereka tumbuh.

Labu air dapat ditanam di dalam ruangan dalam pot jika Anda memiliki area dengan banyak sinar matahari dan sirkulasi udara yang baik. Namun, jika Anda menanamnya di luar ruangan dan ingin mereka menghasilkan buah di daerah Anda (bukan hanya untuk hiasan), pastikan ada cukup ruang di antara setiap tanaman sehingga mereka tidak menjadi terlalu padat atau berjuang untuk mencapai potensi penuh mereka karena persaingan untuk sinar matahari atau nutrisi di tanah.

Labu air menyukai lingkungan yang lapang, dan sebaiknya tidak ditanam terlalu padat

  • Labu air perlu ditanam di tanah yang gembur. Labu air tidak menyukai perasaan terlalu ramai dan tidak akan tumbuh subur jika ditanam terlalu padat.
  • Labu air sensitif terhadap air yang berlebihan, jadi pastikan Anda tidak berlebihan saat menyiramnya.
  • Labu air lebih menyukai lokasi yang cerah dengan banyak ruang untuk tanaman merambatnya agar dapat sedikit merambat, tetapi labu air juga dapat mengatasi keteduhan selama mendapatkan cukup sinar matahari di siang hari.

Membudidayakan labu air membutuhkan banyak kesabaran, tetapi itu sepadan!

Labu air, juga dikenal sebagai labu calabash atau tanduk kerbau, adalah sayuran populer di seluruh Asia. Labu air mudah tumbuh dan bisa dimakan mentah atau dimasak. Buah yang belum matang rasanya seperti mentimun dengan rasa yang sedikit pahit; buah yang sudah matang dapat digunakan dalam banyak hidangan seperti sup, tumisan dan kari.

Labu air mengandung vitamin C, kalsium dan potasium yang tinggi, yang membuatnya baik untuk Anda! Labu air juga bisa dikeringkan dan digunakan sebagai bumbu ketika warnanya menguning; ini juga memberi mereka rasa yang lebih manis mirip dengan biji labu!

Kesimpulan

Dengan kondisi yang tepat, labu air dapat tumbuh menjadi tanaman yang melimpah. Labu air mudah tumbuh dan merupakan tambahan yang bagus untuk taman apa pun.

Tinggalkan komentar