Pengertian Tanaman Pangan

Panduan Budidaya Tanaman Pangan [ Terlengkap ] Jenis, Tips +Gambarnya

Budidaya tanaman pangan sangat penting bagi manusia, karena tanaman pangan merupakan sumber bahan makanan utama pembangkit energi untuk tubuh.

Tanaman pangan memiliki banyak kandungan penting seperti karbohidrat dan protein yang dapat dikonsumsi sebagai kebutuhan pokok untuk keberlangsungan hidup manusia.

Terdapat banyak jenis tanaman pangan seperti, sayuran, umbi-umbian, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan dan lain sebagainya, dan beruntungnya negeri kita sangat cocok dengan semua jenis tanaman pangan.

Oleh karena keberadaan tanaman pangan sangat penting, berikut ini saya susun teknik budidaya tanaman pangan lengkap, yang mudah untuk anda praktekkan. Berikut ini panduannya untuk anda:

Pengertian Tanaman Pangan

Pengertian Tanaman Pangan
Pixabay

Tanaman pangan merupakan rangkaian dari beberapa jenis tumbuhan yang dapat diolah, ditanam dan dikembangbiakkan oleh petani untuk memenuhi sumber kebutuhan hidup.

Pada umumnya budidaya tanaman pangan dapat ditanam didaerah yang memenuhi kriteria khusus untuk penanaman, agar menghasilkan sumber kebutuhan yang baik.

Tanaman pangan memiliki banyak kandungan penting seperti karbohidrat dan protein yang sangat penting sebagai pembangkit energi bagi tubuh manusia.

Dibidang pertanian, tanaman pangan merupakan salah satu sektor paling penting karena kelompok tanaman ini yang dapat menghasilkan bahan pokok sumber energi untuk mendukung kelangsungan hidup manusia.

Langkah – Langkah Budidaya Tanaman Pangan

Teknik budidaya tanaman pangan adalah serangkaian kegiatan menanam tanaman yang bisa menjadi sumber karbohidrat utama dan protein.

Kegiatan menanam dapat dilakukan pada suatu  lahan, yang hasilnya dapat dikonsumsi sendiri atau dijual kembali sebagai sumber penghasilan bagi petani atau penanamnya.

Selain pengertian teknik budidaya tanaman pangan diatas, kita perlu menyadari  bahwa Indonesia merupakan negara penghasil tanaman pangan terbesar sejak dahulu.

Namun mirisnya, meskipun dari semua segi indonesia mendukung sebagai tanah penghasil tanaman pangan, di era saat ini Indonesia justru mengimpor bahan makanan dari negara lain.

Apabila para petani di Indonesia ingin mendapatkan hasil panen yang bagus dan berkualitas tanpa harus mengimpor bahan makanan dari luar negeri, maka sangat penting memahami teknik budidaya tanaman pangan yang benar.

Berikut ini saya menulis teknik budidaya tanaman pangan lengkap yang perlu dipelajari untuk meningkatkan hasil produksi tanaman pangan yang berkualitas.

1. Pengolahan Lahan Yang Baik

Langkah - Langkah Budidaya Tanaman Pangan
Pixabay

Untuk memulai budidaya tanaman pangan hal pertama yang perlu dilakukan adalah proses pengolahan lahan dengan benar agar hasilnya memuaskan.

Lahan pada tanaman pangan juga sama seperti lahan tanaman jagung manis.

Meskipun indonesia adalah penghasil bahan pangan, namun faktanya indonesia masih mengimpor bahan makanan dari negara lain.

Sebenarnya, jika masyarakat Indonesia khususnya petani lebih memperhatikan cara budidaya tanaman pangan yang benar, karena sudah didukung oleh lahan yang luas di Indonesia.

Tentu dapat menghasilkan sumber daya pangan yang lebih dari cukup untuk kebutuhan masyarakat nusantara, bahkan hingga ekspor ke mancanegara.

  • Standar Penyiapan Lahan
  1. Sebelum lahan akan dipakai untuk budidaya tanaman pangan, maka lahan harus terbebas dari pencemaran limbah beracun.
  2. Lahan terlebih dahulu dibajak atau dicangkul agar tanah menjadi gembur dan bagus untuk perakaran, tumbuhan tumbuh secara optimal.
  3. Setelah lahan sudah dipersiapkan dan selesai dibajak kemudian diadakan pengapuran, penambahan pupuk organik, pembenahan tanah atau teknik perbaikan kesuburan tanah.
  4. Lahan dapat dipersiapkan secara manual atau bisa juga dengan alat mesin pertanian.

2. Persiapan Benih dan Penanaman

Persiapan Benih dan Penanaman
Pixabay

Kemudian teknik kedua cara budidaya tanaman pangan yaitu persiapan dan penanaman benih.

Kebanyakan benih tanaman pangan biasanya ditanam secara langsung tanpa melakukan proses penyemaian terlebih dulu kecuali pada tanaman padi.

Sebaiknya siapkan benih yang memiliki kualitas unggul kemudian tanam menggunakan cara ditugal  atau pelubangan pada tanah sesuai jarak tanam yang dianjurkan untuk setiap tanaman.

  • Aturan Penanaman
  1. Untuk melakukan penanaman benih dapat mengikuti teknik budidaya yang telah dianjurkan meliputi jarak tanam, kebutuhan benih per hektar, varietas tanaman, dan jenis budidaya atau penanaman.
  2. Untuk mendapatkan hasil yang baik, lakukan penanaman pada musim tanam yang tepat dan sesuai dengan jadwal tanam.
  3. Pada saat penanaman, perlu diantisipasi tanaman agar tidak kekeringan, tergenang, kebanjiran dan lainnya yang berpotensi merugikan.
  4. Agar terhindar dari serangan hama dan kawan – kawanya, benih atau bahan tanaman dapat diberi perlakuan yang bagus sebelum ditanam.

3. Pemupukan Tanaman pangan

Pemupukan tanaman pangan
Pixabay

Pemberian pupuk sangat bermanfaat untuk memberikan nutrisi yang cukup bagi perkembangan dan pertumbuhan tanaman.

Setelah benih ditanam selanjutnya penting untuk dilakukan proses pemupukan, pupuk dapat diberikan pada tanaman secara bertahap dan sesuai porsi takarannya.

Selain itu perlu juga diperhatikan secara tepat baik cara penggunaanya, jenis pupuknya, dosis penggunaanya dan waktu pemupukan.

  • Standar Pemupukan
  1. Pupuk harus diberikan tepat waktu dan juga sesuai dengan kebutuhan tahap tumbuh tanaman, dan pada kondisi lahan yang tepat.
  2. Tepat takarannya, yaitu pupuk yang diberikan harus sesuai dengan anjuran, jangan terlalu berlebihan atau juga jangan terlalu kurang.
  3. Harus tepat dalam menggunakannya, yaitu disesuaikan dengan jenis pupuk, tanaman dan kondisi lahan.

( Baca juga: Budidaya tanaman jagung )

4. Pemeliharaan Tanaman Pangan

Langkah - langkah budidaya tanaman pangan
Pixabay

Proses pemeliharaan yang perlu dilakukan meliputi penyiraman, penyulaman dan pembubunan.

Tujuan dari penyiraman agar tanah tetap dalam kondisi lembab yang baik untuk tanaman.

Penyulaman adalah kegiatan membuang benih tanaman yang tumbuh kemudian menggantinya dengan menanam kembali dengan tanaman yang baru.

Cara pembubunan adalah dengan menutup pangkal batang dengan tanah.

  • Standar Pemeliharaan Tanaman
  1. Pemeliharaan tanaman harus sesuai dengan jenis tanamannya, supaya tanaman bisa tumbuh dan berproduksi dengan maksimal serta dapat menghasilkan produk pangan yang berkualitas.
  2. Menjaga dan melindungi tanaman supaya terlindung dari gangguan hewan ternak, hewan liar dan hewan lainnya termasuk hama tanaman.

5. Pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman)

Pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman)
Pixabay

Langkah selanjutnya adalah pengendalian OPT atau hama tanaman, pengendalian bisa dilakukan dengan secara manual atau menggunakan pestisida.

Pengendalian OPT dengan menggunakan pertisida harus dilakukan dengan tepat jenisnya, tepat mutunya, tepat dosisnya, tepat sasarannya, tepat waktu serta tepat penggunaannya.

  • Cara Penggunaan Pestisida

  1. Anjuran penggunaan pestisida akan lebih baik jika memenuhi 6 (enam) kriteria berikut yaitu tepat jenis, tepat dosis, tepat mutu, tepat waktu, tepat sasaran, serta tepat cara dan alat penggunaannya.
  2. Penggunaan pestisida sebaiknnya dilakukan seminimal mungkin agar tidak meninggalkan residu atau sisa bahan kimia berbahaya pada saat panen.
  3. Akan lebih baik jika menggunakan pestisida hayati, karena pestisida hayati cepat terurai dan tidak meninggalkan residu pada hasil panen.
  4. Perhatikan juga dampak negatif penggunaan pestisida berlebih terhadap kesehatan petani, untuk menghindarinya, gunakan pakaian pelindung atau sarung tangan pada saat pemberian pestisida.
  5. Jangan menggunakan pestisida yang residunya berbahaya bagi kehidupan manusia menjelang panen atau saat panen.

6. Panen dan Pasca Panen

Panen dan Pasca Panen tanaman pangan
Pixabay

 

  • Standar Panen

  1. Untuk melakukan proses pemanenan sebaiknya dilakukan pada umur dan waktu yang sesuai, supaya mendapatkan hasil produk tanaman pangan yang maksimal pada saat dikonsumsi.
  2. Penentuan masa panen sebaiknya mengikuti standar yang berlaku.
  3. Gunakan cara pemanenan tanaman pangan yang tepat yang sesuai setiap jenis tanaman, sehingga sehingga dapat menghasilkan hasil panen yang berkualitas tinggi, tidak rusak, tetap segar dalam waktu lama serta dapat meminimalkan persentase kehilangan hasil.
  4. Menyimpan wadah yang akan digunakan sebagai tempat hasil panen di tempat yang aman.

7. Budidaya Tanaman Pangan – Pasca Panen

  1. Saat panen sudah selesai maka hasilnya harus disimpan di tempat yang lembab
  2. Untuk tanaman pangan yang memerlukan penggilingan atau perontokan dapat dilakukan dengan cara manual atau dengan alat mesin pertanian.

Untuk mempercepat dan mempermudah setiap tahapan budidaya tanaman, maka diperlukan alat dan mesin untuk budidaya.

Peralatan atau mesin budidaya diperlukan untuk digunakan dalam kegiatan pengolah tanah, pemeliharaan, penanaman, dan panen.

  • Ketentuan Alat
  1. Untuk mempermudah usaha budidaya tanaman pangan, diperlukan ketersediaan mesin serta alat pertanian yang cocok dengan kebutuhan tanaman, termasuk juga alat pra panen dan alat pasca panen.
  2. Saat menggunakan mesin pertanian baik sebelum panen atau sesudah panen harus dikerjakan dengan tepat. Tujuannya agar tidak berdampak pada pemadatan tanah, pelongsoran tanah, erosi tanah, atau kerusakan tanah serta pada hasil tanaman tidak berdampak negatif.
  3. Menjaga peralatan mesin serta merawatnya dengan baik untuk digunakan kembali.

( Lihat juga: Cara menanam cabe agar hasil maksimal )

Tips Keselamatan Kerja

  1. Dalam menggunakan alat-alat budidaya harus mengikuti prosedur yang ditetapkan dalam penggunaannya.
  2. Gunakan juga peralatan yang tepat yang sesuai dengan fungsinya pada saat bekerja.
  3. Saat memulai kegiatan dilapangan, jangan lupa selalu gunakan sepatu boot, masker, sarung tangan dan baju lengan panjang serta peralatan terkait lainnnya.
  4. Pada saat jam kerja sudah berakhir kemudian segera cuci tangan agar hama – hama tanaman terhindar dari tubuh.

Jenis-jenis Tanaman Pangan

Terdapat banyak macam jenis jenis tanaman pangan yang tumbuh subur di indonesia, anda bisa membudidayakannya untuk kebutuhan sehari – hari atau untuk dijadikan bisnis.

Berikut contoh jenis jenis tanaman pangan secara umum:

1. Tanaman Padi ( Oryza sativa )

jenis tanaman pangan Tanaman Padi ( Oryza sativa )
Pixabay

Padi jenis ini adalah makanan pokok mayoritas masyarakat Indonesia saat ini, tanaman padi ini mempunyai akar serabut dan batang yang berbulu serta berongga.

Padi ini mempunyai biji yang tumbuh dari bulu yang paling ujung dari bagian batangnya.

Contoh jenis budidaya tanaman padi yang sudah umum diketahui adalah padi sawah, padi rawa dan padi gogo.

2. Tanaman Jagung ( Zea mays )

Jagung (Zea Mays L.) termasuk juga tanaman pangan, karena jagung merupakan sumber karbohidrat yang mampu memenuhi kebutuhan pangan manusia.

Tanaman jagung banyak di manfaatkan sebagai bahan makanan atau juga bahan utama olahan lainnya.

Jenis jagung yang banyak digunakan sebagai bahan makanan adalah jagung manis.

Apabila ingin menanam jagung manis, terlebih dahulu harus tahu cara menanam jagung manis yang benar agar hasilnya sesuai harapan.

Batang pada tanaman jagung juga termasuk batang berbuku karena pada tiap ruas bukunya ditumbuhi daun.

Terdapat dua jenis tanaman bunga jagung, yaitu bunga jantan yang terletak di ujung batang dan bunga betina yang terletak di tengah batang.

Budidaya tanaman jagung biasanya dilakukan di lahan yang kering atau lahan bekas budidaya padi.

3. Tanaman Gandum

Jenis tanaman gandum
Pixabay

Tanaman gandum (Triticum Spp) banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuat mie, roti dan sereal, hal ini biasa karena gandum mempunyai kandungan karbohidrat.

Meskipun para petani di Indonesia masih sedikit yang menanam gandum, namun tanaman yang juga merupakan sumber karbohidrat ini sebenarnya mempunyai metode tanam yang hampir sama dengan padi, bahkan bisa katakan lebih mudah.

4. Tanaman Singkong ( Manihot utilissima )

Langkah budidaya tanaman singkong
Pemerintah Kabupaten Buleleng

Singkong termasuk pohon tahunan tropika dan subtropika yang berasal dari keluarga Euphorbiaceae.

Tanaman singkong memiliki umbi yang dikenal luas sebagai makanan pokok yang mengandung karbohidrat.

Selain itu daunnya bisa diolah sebagai sayuran.

Singkong memiliki biji yang termasuk kategori umbi – umbian dan akar pada pohon singkong rata-rata bergaris tengah 2 hingga 3 cm, dan panjang 50 hingga 80 cm, tergantung dari jenis singkong yang ditanam.

Umumnya warna daging umbinya berwarna putih atau kekuning-kuningan.

Tanaman Pangan Biji-Bijian

Mayoritas tanaman biji – bijian punya kandungan protein yang tinggi, sehingga mampu memberikan rasa kenyang bagi yang mengonsumsinya.

Berikut ini jenis tanaman pangan dari kategori biji – bijian.

1. Kacang Tanah

Budidaya tanaman kacang tanah
Pixabay

Tanaman kacang tanah memiliki banyak manfaat dan di kembangbiakkan dari bijinya.

Pada umumnya tanaman kacang tanah dapat tumbuh baik di lahan kering atau pada lahan bekas budidaya padi.

Tahap panen tanaman kacang tanah baru bisa dilakukan setelah 3 bulan ditanam.

Biji kacang tanah tumbuh dan berkembang di dalam tanah, sedangkan pohonnya tumbuh kepermukaan.

2. Kacang Hijau

Tanaman pangan kacang hijau
Satu Harapan

Kacang hijau termasuk tanaman yang hidup semusim,  tanaman ini baru dapat dipanen setelah umur 55-65 hari.

Cara membudidayakan kacang hijau yaitu dengan menanam bijinya, tanaman kacang hijau dapat tumbuh baik di dalam polong yang berbulu halus.

3. Kacang Kedelai

Tanaman pangan Biji bijian kacang keledai
Pixabay

Tanaman kacang kedelai dapat dibudidayakan di daerah lahan yang kering, kacang kedelai termasuk tanaman yang hidup semusim.

Cara untuk membudidayakan tanaman kedelai kurang lebih sama dengan kacang biasa, yaitu melalui bijinya.

Untuk mengetahui biji kedelai yang sudah matang yaitu bisa dapat dilihat dari polongnya yang berubah warna menjadi kecoklatan.

Tanaman Pangan Umbi-Umbian

Umbi merupakan tanaman jenis pangan yang memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi, sehingga dapat mengenyangkan bila dikonsumsi.

Berikut ini jenis – jenis tanaman pangan dari umbi – umbian.

1. Singkong

Singkong merupakan tanaman pangan yang dapat di kembangbiakkan melalui batangnya.

Umbi singkong tumbuh dan berkembang biak di dalam tanah, dengan warna putih dan mengandung rasa tawar sedikit manis.

Selain itu daun tanaman singkong juga dapat diolah menjadi sayuran.

2. Ubi Jalar

Budidaya tanaman pangan umbi umbian
Dokter Sehat

Sama seperti namanya, tanaman batang ubi jalar berkembang biak dengan cara merambat di atas tanah. Terdapat berbagai macam warna pada ubi jalar, seperti warna ungu, putih atau oranye dan juga warna manis.

Tanaman umbi jalar juga dapat dikembangbiakkan dengan cara stek batang, atau juga bisa dengan cara lain, yaitu dengan menanam langsung umbinya.

Artikel terkait

( Tanaman hias batang cantik dan unik )

( 17+ Tanaman hias daun cantik untuk hiasan rumah )

Resep Mudah Makanan Sederhana Dari Bahan Pangan 

Jika anda sudah paham tentang cara budidaya tanaman pangan, dan sudah menanam bahan pangan dengan teknik yang benar, maka hasil panen anda pasti maksimal.

Untuk itu sebagai tambahan, alangkah lebih baiknya anda juga mengerti sedikit beberapa makanan olahan dari bahan pangan yang anda miliki.

Berikut ini 4 bonus resep hasil masakan dari bahan pangan, yang mudah untuk anda praktekkan dirumah.

1. Bola – Bola Kentang

Resep Makanan Dari Bahan Pangan
Dapur Lagi

Jika anda ingin mencicipi camilan lezat dan mengenyangkan, cocok sekali jika anda  membuat makanan bola-bola kentang.

Untuk menambah rasa lezat dan gizi pada camilan bola – bola kentang ini, anda juga bisa menambah campuran potongan daging ayam, memakai telur untuk perekat adonan, dan beragam sayuran.

  • Bahan-Bahan Bola – Bola Kentang

  1. Siapkan 300 gr daging ayam yang dipotong kotak-kotak.
  2. Siapkan 2 butir telur kemudian dikocok.
  3. Pisahkan telur tersebut dan ambil putihnya sebagai perekat adonan.
  4. Menyiapkan ½ kg kentang, kupas kemudian cuci terlebih dulu.
  5. Siapkan ½ buah bawang bombay yang diiris tipis.
  6. Siapkan 2 buah wortel yang dipotong kotak-kotak.
  7. Siapkan hasil parutan kelapa sebanyak 300 gr, kemudian sangrai.
  8. Siapkan 3 bawang putih yang sudah dihaluskan.
  9. Siapkan ½ sdt siap saji merica serbuk.
  10. Siapkan 1 sdt gula pasir putih.
  11. Siapkan garam halus secukupnya.
  12. Siapkan minyak goreng secukupnya.
  • Cara Membuat Bola – Bola Kentang

  1. Ambil kentang yang sudah dikupas, lalu kukus hingga kentang sudah benar-benar matang kemudian haluskan.
  2. Siapkan wajan untuk digunakan menumis bawang bombay dan bawang putih, setelah itu tunggu sampai berbau harum. Masukkan telur yang telah dikocok kemudian aduk hingga tercampur.
  3. Tambahkan juga bahan-bahan lain, seperti, wortel, gula pasir putih, garam, daging ayam dan merica. Aduk semua campuran hingga merata dan harum.
  4. Jika bahan yang ditumis telah matang, selanjutnya masukan secara perlahan ke dalam adonan kentang yang telah dihaluskan tadi, lalu aduk hingga kalis.
  5. Jika adonan sudah tercampur semua, lalu ambil dan bentuk bulat-bulat kecil.
  6. Berikan pelapis pada adonan tersebut manggunakan telur yang sudah dikocok sebagai perekat, dengan cara mencelupkannya kedalam kocokan putih telur.
  7. Selanjutnya goreng adonan tersebut kedalam minyak yang banyak dan api yang sedang supaya gorengan kentang matang dengan sempurna.
  8. Setelah selesai dengan semua langkah diatas, barulah bola-bola kentangmu siap disajikan.

2. Puding Jagung Manis

Budidaya Tanaman Pangan
Baca Kita.com
  • Bahan – bahan Puding Jagung

  1. Siapkan 5 buah Jagung manis yang bagus, kemudian blender dan ambil sekitar 1 liter sarinya.
  2. Siapkan 220 ml susu kental manis ( putih ).
  3. Siapkan 100 gr gula pasir putih.
  4. Siapkan 2 butir telur( ambil kuningnya )
  5. Siapkan 1 pak agar-agar / jeli
  • Cara Membuat Puding Jagung

  1. Campurkan sari jagung manis beserta gula pasir dan agar-agar, kemudian rebus semua.
  2. Kemudian campurkan susu kental manis.
  3. Campurkan juga kuning telur yang sudah dikocok rata.
  4. Kemudian panaskan lalu tuang kedalam cetakan.

3. Pizza Keju Lezat

Budidaya tanaman pangan
reespkuekomplit.com

Jika anda termasuk orang yang gemar pizza keju, dan tidak ingin membuatnya memiliki banyak topping, Mungkin anda perlu untuk mencobanya sendiri di rumah.

Hal demikian karena masih sedikit kedai pizza yang menyediakan pizza dengan topping keju saja.

Jenis pizza ini cocok untuk menemani waktu luang anda dengan ditemani secangkir teh hangat.

Untuk membuat membuat pizza keju, berikut ini resepnya untuk anda.

  • Bahan – Bahan Untuk Membuat Pizza Keju

  1. Siapkan 250 gram tepung terigu.
  2. Siapkan 200 ml susu hangat cair.
  3. Siapkan 1 btr telur ayam.
  4. Siapkan 4 gram ragi instan.
  5. Siapkan 3 sdm mentega.
  6. Siapkan 3 sdm minyak goreng.
  • Bahan Topping

Bahan keju bisa menggunakan Keju Mozarella yang sudah diparut atau juga bisa menggunakan keju biasa.

  • Cara Membuat Pizza Keju

  1. Campurkan Tepung terigu dengan ragi instans, lalu campurkan adonan dengan sedikit minyak dan juga mentega dan aduk semua campuran hingga merata.
  2. Setelah diaduk rata, tambahkan juga susu dan juga telur kemudian aduk adonan hingga berubah menjadi lembut dan kenyal. Diamkan adonan sekitar 15 menit, Jangan lupa untuk menutup rapat adonan dengan kain serbet yang bersih.
  3. Anda juga bisa menggunakan oven atapun tepflon, setelah 15 menit campurkan adonan ke loyang khusus untuk pizza. Taburi adonan dengan keju yang telah anda parut sebelum dimasukkan ke dalam oven .
  4. Selanjutnya masukan adonan kedalam oven dan panggang selama kurang lebih 15  sampai 20 menit hingga adonan roti benar – benar mengembang.
  5. Jika pizza sudah matang, maka santapan lezat ini siap untuk dinikmati.

4. Keripik Singkong Sedap

Resep masakan dari bahan pangan
Sajian Sedap – Grid.ID

Keripik singkong dengan potongan tipis merupakan camilan paling enak buat dimakan. Karena jika bentuknya tebal, itu akan membuat keripik tidak akan matang dengan sempurna.

Untuk membuat keripik singkong yang enak, ikuti langkah – langkah berikut ini:

  • Bahan-Bahan Untuk Membuat Keripik Singkong

  1. Ambil 1 kg singkong yang bagus.
  2. Siapkan 1 sdt kue soda.
  3. Siapkan minyak goreng secukupnya.
  4. Siapkan garam secukupnya.
  5. Siapkan penyedap rasa secukupnya.
  • Cara Membuat Keripik Singkong

  1. Kupas kulit singkong kemudian cuci hingga bersih.
  2. Serut singkong menjadi potongan tipis-tipis agar pada saat digoreng dapat merata sempurna.
  3. Kemudian rendam dengan air hangat singkong yang sudah diserut tipis-tipis dan soda kue sekitar 30 menit, lalu tiriskan.
  4. Selanjutnya masukkan singkong ke dalam wadah, aduk dan masukan juga penyedap rasa dan garam secukupnya.
  5. Goreng singkong hingga terlihat menguning matang, lalu angkat tiriskan.
  6. Keripik singkong sudah siap disajikan sambil nonton film.

Mungkin cukup demikian pembahasan teknik budidaya tanaman pangan yang benar untuk mendapatkan hasil dan keuntungan yang maksimal.

Teknik budidaya tanaman pangan sangat penting untuk diketahui, khususnya bagi para petani di Indonesia.

Tinggalkan komentar