4+ Panduan Lengkap Cara Budidaya Kelapa Sawit

Kelapa sawit merupakan tanaman penting di berbagai belahan dunia. Tanaman ini merupakan sumber berharga untuk minyak nabati, gula dan produk lainnya. Budidaya kelapa sawit memiliki banyak manfaat, termasuk meningkatkan kesuburan tanah dan meningkatkan ketahanan pangan. Simak Cara Budidaya Kelapa Sawit Berikut!

Budidaya Kelapa Sawit

Perkebunan kelapa sawit juga menyediakan peluang kerja bagi masyarakat pedesaan yang memiliki akses terbatas terhadap pendidikan dan layanan kesehatan. Selain itu, perkebunan menyediakan sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat lokal yang sering bergantung pada kegiatan pertanian seperti pertanian subsisten atau berburu. Namun, keberhasilan budidaya kelapa sawit membutuhkan praktik manajemen yang baik untuk mencegah degradasi lingkungan seperti deforestasi dan erosi tanah.

1. Perkebunan

Perkebunan adalah area lahan yang luas yang telah dibersihkan dari pepohonan dan vegetasi lainnya dan digunakan untuk menanam tanaman seperti kelapa sawit. Perkebunan bisa berada di lahan yang telah dibuka untuk pertanian atau di lahan yang sebelumnya berhutan.

Istilah perkebunan sering diasosiasikan dengan eksploitasi pekerja dan perusakan hutan, tetapi dalam banyak kasus hal ini tidak benar.

Baca Juga: 6+ Cara Menanam Pohon Markisa Sampai Panen Lebat!

2. Pemanenan dan Pengolahan

  • Pemanenan: Buah sawit dipetik dari pohon dengan tangan atau secara mekanis. Pekerja dibayar dengan sejumlah kecil uang untuk setiap buah, tetapi perusahaan mengambil sebagian besar keuntungan dari penjualan buah.
  • Pengolahan: Setelah dipanen, buah kelapa sawit melalui proses pencucian untuk menghilangkan kotoran dan kotoran dari buah tersebut. Setelah itu, buah sawit dihancurkan menjadi minyak kelapa sawit, setelah itu uap digunakan untuk mengekstrak minyak sebanyak mungkin dari setiap gram buah yang telah diproses.

3. Hama dan Penyakit

Kelapa sawit rentan terhadap banyak hama dan penyakit. Hama yang paling penting adalah sisik kelapa sawit (Diaspididae), kutu putih (Pseudococcidae) dan kutu kebul (Aleyrodidae). Hama umum lainnya termasuk tungau laba-laba merah, thrips dan kutu daun. Ada juga beberapa virus yang menginfeksi sawit, termasuk virus yang menyebabkan penyakit menguning dan penyakit mosaik.

Di Malaysia, terdapat penyakit bakteri serius yang disebut penyakit penghijauan yang disebabkan oleh bakteri Phytopthora palmivora yang telah menyebar ke seluruh Asia Tenggara sejak tahun 1998; penyakit ini menyebabkan defoliasi pada semua daun di pohon yang terinfeksi sehingga pohon tersebut tidak produktif.

4. Proses Budidaya Kelapa Sawit

Budidaya kelapa sawit adalah salah satu kegiatan pertanian yang paling penting di Malaysia, dan telah menjadi faktor utama dalam perekonomiannya. Perkebunan kelapa sawit mencakup lahan yang luas, terutama di Sarawak, Malaysia Barat dan Sabah. Pertumbuhan perkebunan ini telah menyebabkan perubahan besar pada lingkungan akibat deforestasi, erosi tanah dan dampak lingkungan lainnya.

Kelapa sawit dibudidayakan dengan cara menanam benih yang telah didinginkan selama beberapa bulan sehingga tidak akan berkecambah hingga mencapai tanah setelah penanaman. Benih-benih ini bisa ditanam di pembibitan selama enam minggu atau lebih sebelum dipindahkan ke posisi permanennya ketika tingginya sekitar lima kaki.

Setelah ditanam di lahan datar dengan drainase yang baik, perkebunan kelapa sawit dapat bertahan hingga 30 tahun tanpa penanaman kembali; namun ketika ditanam di lahan miring atau dekat sungai atau permukaan laut, perkebunan kelapa sawit hanya dapat bertahan 15 tahun sebelum membutuhkan penanaman kembali karena erosi tanah akibat curah hujan yang tinggi selama musim hujan ketika tidak ada cukup waktu di antara panen untuk pohon-pohon baru agar dapat menumbuhkan cukup akar sebelum dipanen kembali pada saat pohon-pohon tersebut sudah matang (sekitar 12 tahun).

Baca Juga: Mengenal 6+ Cara Budidaya Labu Air Terlengkap Hingga Panen!

Kesimpulan

Kelapa sawit merupakan komoditas penting bagi Malaysia dan dunia. Kelapa sawit memiliki berbagai macam kegunaan, mulai dari makanan hingga bahan bakar. Budidaya kelapa sawit adalah proses yang kompleks yang membutuhkan waktu dan keahlian untuk menjalankannya dengan sukses agar dapat menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan harga terjangkau.

Tinggalkan komentar